Koreri.com, Jayapura – Insiden kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura sekitar 18.08 WIT petang.
Berdasarkan laporan kepolisian terdapat kurang lebih 40 rumah berlabuh (Rumberlab, red) hangus terbakar dan dua orang warga mengalami luka-luka dari amukan si jago merah.
Kapolsek Jayapura Utara, IPTU. Handry Bawiling, mengatakan kronologis kejadian kebakaran berawal dari rumah seorang penjual nasi kuning di kawasan kampung tengah, yang berhadapan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Dijelaskan, api awalnya membakar tiga rumah, namun kemudian merembet hingga membakar puluhan rumah.
Warga yang melihat kejadian tersebut, mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena bangunan rumah yang terbuat dari papan, ditambah angin kencang, membuat api susah dipadamkan hingga merembet ke rumah warga lainnya.
“Informasi awal, kebakaran berawal dari rumah seorang penjual nasi kuning atas nama mama Mia, jumlah kebakaran awal tiga unit rumah, namun karena angin kencang di lokasi kebakaran api kemudian merembet ke rumah lainnya,” rincinya.
Amukan si jago merah berhasil dipadamkan 3 jam setelah Pemerintah Kota Jayapura, mengerahkan 8 unit mobil pemadam kebakaran serta mobil water canon Polda Papua dan mobil tangki air milik warga untuk memadamkan api.
“Diperkirakan sekitar 35 sampai 45 yang bisa kami identifikasi ada dua korban luka-luka,” ujarnya.
Kapolsek mengklarifikasi terkait beredarnya foto di media sosial yang menyebut korban meninggal dunia saat kebakaran Dok IX itu Hoax.
“Informasi sementara yang kami terima tidak ada korban jiwa, namun itu baru bisa kita pastikan setelah api kita jinakkan, soal informasi foto-foto yang beredar di media sosial itu hoax, Infonya itu korban kebakaran di Sumatra Utara,” tegasnya.
VER
