Resmi Pimpin DPRD Tolikara, Wanimbo Ajak Semua Pihak Bangun Daerah

Pelantikan Pimpinan Def DPRD Tolikara

Koreri.com, Jayapura – Tiga pimpinan defintif DPRD Tolikara resmi dilantik Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Yajid, SH.,MH dalam sidang paripurna istimewa disaksikan 30 anggota Dewan, pimpinan SKPD dan simpatisan di hotel Suni Garden Sentani, Kabupaten Jayapura.

Pelantikan 3 pimpinan definitif DPRD Tolikara berdasarkan Surat Keputusan Geburnur Papua Nomor: 155/213/ Tahun 2020 tentang peresmian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolikara periode tahun 2019 – 2024.

“Jadi, tiga pimpinan definitif DPRD Tolikara yang dilantik, Arson Wanimbo, S.IP sebagai Ketua (Nasdem), Yohan Wanimbo sebagai Wakil Ketua I (Demokrat), Daud Payokwa, SH.,MH sebagai Wakil Ketua II (PKB),” Demikian SK Gubernur Papua yang dibacakan Sekwan DPRD Tolikara saat sidang paripurna istimewa di hotel Suni Garden Sentani, Kamis, (5/11/2020) dini hari.

Ketua DPRD Tolikara, Arsony Wanimbo, mengakui proses untuk pelantikan pimpinan definitif ini cukup lama bahkan hampir setahun.

“Dan secara manusia kami kecewa tapi itulah dinamika politik dan itu hal biasa,” akuinya.

Wanimbo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati, DPRD sementara serta pihak-pihak yang telah menyiapkan proses pelantikan ini sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Intinya bahwa kami tetap jadi mitra Pemerintah. Kami anak negeri dan kami tetap bersatu. Jika ada persoalan dalam pertandingan politik, itu soal biasa,” cetusnya.

Wanimbo juga berharap semua anak muda dari Tolikara bersama anggota DPRD lain akan bekerja sama dalam membangun daerah melalui program-program yang menyentuh masyarakat serta mengawasi jalannya pembangunan dan menjadi mitra yang baik dengan Pemda.

“Kami harap dalam proses pembangunan Kabupaten Tolikara ke depan mendapat dukungan dari semua pihak terutama Pemda untuk sama-sama bersinergi membangun daerah yang kita cintai bersama,” harapnya.

“Kami akan menjaga nama baik lembaga serta berfokus pada membangun masyarakat Tolikara, dengan melihat program yang belum dikerjakan untuk menjadi perhatian bersama dan mendorongnya sekaligus mendukung apa yang sudah dikerjakan,” tandasnya.

Dikatakan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan sidang LKPJ Bupati 2019 dan sidang perubahan APBD 2020.

“Jadi, setelah kami lantik hari ini, langsung star kerja karena kita sudah terlambat jauh sekali. Untuk perubahan APBD 2020 dan sidang LKPJ Bupati 2019 akan dilaksanakan Desember nanti,” jelasnya.

Wanimbo menegaskan pula, jika sekedar cari jabatan atau duit itu maka proses pelantikan itu sudah dilaksanakan sejak lama. Namun meski pelantikan pimpinan DPRD terlambat,  tujuan utamanya adalah untuk merubah Tolikara menjadi lebih baik.

“Dari jaman Bupati John Tabo dan sekarang Bupati Usman Wanimbo sudah 8 tahun berjalan, sudah dibangun atau belum, kami akan kawal. Jadi kami anggota DPRD Tolikara ini hampir 70 persen anak muda semua. Memang prinsipnya bahwa perubahan pembangunan daerah itu ada di pundak generasi muda sehingga kami tetap kawal pembangunan yang sesungguhnya, Kami tidak main-main agar Tolikara lebih baik lagi ke depan,” tegasnya.

Dari pantauan di lapangan, proses pelantikan pimpinan definitif DPRD Tolikara periode 2019 – 2020 diwarnai aksi protes dari massa pendukung partai Perindo yang memblokade pintu masuk hotel Suni Garden Sentani yang sempat memicu bentrok antara dua kubu massa pendukung.

VER

Exit mobile version