5 Proyek SKB Biak Bersumber DAK Fisik 2021 Diresmikan

PHOTO 2021 12 25 17 29 02

Biak, Koreri.com – Sebanyak 5 proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2021 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Biak akhirnya rampung dan diresmikan.

Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Biak Margaretha Singgamui, S.Pd menjelaskan peresmian ke 5 bangunan fisik tersebut masing-masing, pembangunan taman bacaan masyarakat, ruang praktek kecantikan rambut, dan rehab ruang belajar paket C dan B.

Kemudian, rehab hingga menambah ruang kantor dan pembangunan MCK serta pengadaan mebeler.

“Untuk pengadaan mebeler memang perlu karena beberapa waktu lalu kita bangun fisiknya saja tetapi tidak isinya.

Sehingga sedikit demi sedikit, kita isi dengan mebeler yang ada total dana untuk DAK fisik 2021 sebesar Rp. 2.215.900.000,” demikian disampaikannya saat peresmian beberapa gedung baru bertempat di halaman kantor SKB Biak, Selasa (21/12/2021).

“Saat ini kami mengundang saudara sekalian untuk bersama-sama menyaksikan bahwa kegiatan pembangunan fisiknya sudah berjalan dengan baik dan siap dimanfaatkan peserta didik kita,” sambungnya.

Lanjut Margaretha, satu momen yang luar biasa dengan berakhirnya tahun anggaran 2021 dimana SKB Biak Numfor melakukan berbagai kegiatan dan salah satunya melalui DAK fisik dari Kementerian Pendidikan.

Dalam hal ini, untuk bidang pendidikan khususnya sub bidang SKB, diberikan kepercayaan untuk membangun beberapa ruang belajar.

“Perlu diketahui bahwa ditahun ini juga SKB baru memulai dengan kursus musik dan mudah-mudahan di tahun depan sudah bisa menamatkan angkatan pertamanya,” bebernya.

Margaretha berharap, setelah gedung ini berdiri dengan bagus maka layanan harus bertambah baik lagi sehingga 5 tahun ke depan tidak ada lagi paket A, B, C (putus sekolah-red).

Dan bisa meningkat lagi ke arah informasi, teknologi dan lain-lain.

“Jadi kita bukan lagi mengajar paket A karena putus SD tetapi putus paket A karena kita belum bisa menggunakan komputer, seperti itu! Jadi tidak ada lagi putus sekolah,” tegasnya.

Margaretha mengharapkan pula, terbangunnya kerjasama dengan pendidikan formal dan Pemerintah daerah sehingga bersama-sama memacu gerakan pendidikan dasar 9 tahun agar tuntas di 9 tahun dan tidak ada lagi yang putus sekolah.

Sementaran itu, Bupati Herry Ario Naap yang dibacakan Staf Ahli III Sekda Biak Tineke Mansnembra mengajak semua pihak untuk selalu memperhatikan dan merespon masyarakat sekaligus menjadi harapan untuk semakin berbenah diri sebagai satu organisasi atau satuan kerja dalam kiprahnya menghadapi tantangan era global saat ini dan tentunya tantangan yang serba digital.

“Menjadi harapan bersama, dengan peresmian gedung SKB yang baru ini akan memberikan motivasi yang tinggi bagi kita semua, khususnya bagi mereka yang ada di SKB Biak Numfor untuk lebih giat bekerja dengan mengoptimalkan potensi yang ada serta terus melakukan inovasi-inovasi dan tentunya terobosan-terobosan yang baru,” harapnya.

Lanjut Bupati, ada beberapa kerangka dasar menjadi pijakan dalam pengembangan SKB yang perlu diperhatikan, seperti fokus penyelenggaraan program-program yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan sekaligus upaya untuk memenuhinya.

Hal tersebut diperoleh dari hasil analisis kebutuhan masyarakat secara nyata di lapangan. Selain itu perlu memperhatikan standarisasi SKB dalam konteks pembinaan dan pengembangan semua komponen yang ada, baik kepala, unsur tata usaha, pamong belajar, atau pendidik dan tenaga kependidikan lainnya.

Semua komponen SKB hendaknya mengambil peran dan terlibat aktif dalam upaya melakukan transformasi utuh dengan penerapan open manajemen.

“Seiring dengan berubahnya lingkungan strategis, SKB juga dituntut secara terus-menerus melakukan perbaikan mutu.

Hal ini berarti bahwa unsur utama SKB juga perlu memerlukan pemutakhiran berkelanjutan, peningkatan kompetensi ketenagakerjaan, pemutakhiran modul/buku, sarana kerja, laboratorium, efisiensi waktu.

Semua ini diperlukan untuk mendukung realisasi peningkatan kualitas kerja SKB yang lebih baik kedepan,” tukas Bupati.

HDK

Exit mobile version