Koreri.com, Jayapura – Calon Ketua DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak (RHP) mengaku sangat optimis bakal terpilih.
Pernyataan tersebut menyusul Musyawarah Daerah (Musda) ke IV Partai Demokrat Provinsi Papua tahun 2022 yang resmi mensahkan RHP dan Lukas Enembe sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat Papua periode 2022-2027.
“Dengan adanya dukungan dari DPP sebelum Musda, maka saya terlalu yakin dan percaya akan terpilih menjadi Ketua DPD Demokrat Papua,” tandasnya optimis seusai Musda yang digelar, Sabtu (19/3/2022).
RHP dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan karena telah memberikan waktu kepadanya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua 2022-2027.
“Saya juga berterima kasih kepada SBY sebagai pendiri Partai Demokrat dan kakanda Lukas Enembe yang sudah 15 tahun pegang partai ini di Papua dan kaderkan saya sebagi kader terbaik. Dan itu terbukti hari ini saya mencalonkan diri dan sudah ditetapkan dalam forum Musda sebagai calon Ketua DPD dengan dukungan 18 suara DPC se – Provinsi Papua. Kakanda Lukas Enembe didukung 10 DPC untuk kembali mencalonkan diri,” bebernya.
Dikatakan RHP, karena mengacu pada petunjuk organisasi yang ada jika calon ketua lebih dari 3 orang maka baru bisa dilakukan pemilihan.
“Tapi kurang dari 3 calon maka langsung diusulkan ke DPP. Nanti di DPP ada tim 3 yang akan panggil kami calon ketua untuk ikut fit and proper test dan apa yang selama ini kami kerja dan buat untuk Partai Demokrat itu yang menjadi tolak ukur keputusan DPP nanti,” sambungnya.
RHP kembali mengaku yakin dan percaya akan terpilih karena punya alasan.
Dituturkannya, selama kurang lebih 7 tahun Partai Demokrat Papua dibiarkan tidak terurus dan dirinya yang kemudian mengurus dan bekerja bagi organisasi ini.
“Saya bawa kemana-mana, jalan, pulau, gunung, di pantai, kepulauan dan hasilnya terbukti kehadiran masyarakat hari ini merupakan hasil kerja saya selama 7 tahun. Saya sosialisasikan partai terus tunjukkan bendera partai itu membuat masyarakat merespon itu dan hari ini mereka hadir untuk memberikan doa dan dukungan,” tuturnya.
RHP pun kembali menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan.
”Puji Tuhan, dengan terselenggaranya Musda ini harapan saya Ketua Umum, AHY dan Ketua Majelis Tinggi, SBY dan jajaran pasti akan memutuskan sesuai dengan apa yang mereka lihat. Bukan cuma dengar karena selama ini saya secara pribadi sudah berapa kali ketemu dan dukungan dari SBY mengatakan sudah harus RHP jadi Ketua DPD Demokrat Papua,” tegasnya.
“Dengan adanya dukungan dari DPP sebelum Musda, maka saya terlalu yakin dan percaya,” kembali tegasnya.
Meski demikian, RHP mengaku dirinya tidak pernah meremehkan kakanda Lukas Enembe sebagai kader yang membesarkan dirinya lebih kurang 15 tahun.
“Tapi ini sudah cukup dan waktunya untuk Kakanda Lukas Enembe beristirahat bukan kerja parpol lagi. Saya juga rasa malu dan tidak terhormat kalau istilah lawan, kita tidak baku lawan tapi masing-masing dipercayakan DPC sehingga kami bisa sama-sama hadir tadi dalam kekeluargaan dan DPP yang menilai,” tandasnya.
RHP memastikan mengikuti benar dari 33 DPD yang sudah melaksanakan musda sangat normal.
“Dan Ketua Umum AHY dan SBY melihat kader militan yang punya prospek baik ke depan sehingga mereka yang akan memutuskan siapa yang layak jadi Ketua DPD Partai Demokrat Papua. Dan mudah-mudahan keputusan berpihak kepada saya,” harapnya.
Menurut RHP pula, untuk prorgam kerja tidak terlalu sistematik karena dirinya telah buktikan itu dengan hadir di masyarakat dan.
“Dengan kehadiran kita di tengah masyarakat maka masyarakat akan melihat dan mencintai Demokrat Papua karena itu kerja nyata dan bukan cuma janji,” sambungnya.
Bagi RHP, masyarakat hari ini sudah sangat modern dan bisa mengetahui perkembangan Partai Demokrat di Papua. Selain itu banyak kader terbaik tapi tidak militant.
“Saya memiliki kader terbaik dan militan dan terbukti dimana-mana saya selalu bawa Demokrat. Kalau di Papua hampir semua anak-anak papua punya potensi kader terbaik tapi kalau kader militan cuma saya sendiri. Saya bukan mengaku diri tapi itu nyata disebut sendiri oleh SBY dan AHY. Bahwa mereka memiliki kader militan terbaik di Indonesia,” klaimnya.
“Jadi dengan itu saya terlalu yakin ke depan 10 program prioritas yang sudah dibuat oleh pak AHY itu. Saya yang akan teruskan di Demokrat Papua. Ya, kalau saya kader biasa, pasti tidak optimis dipilih DPP. Tapi saya sangat optimis karena saya kader terbaik di Papua yang diberikan dari pak SBY dan AHY dan kader militan,” pungkasnya.
SEO
