Masuk Daftar 7 Calkada Sorsel, Saflembolo Sampaikan Pernyataan Sikapnya

IMG 20240415 WA0046

Koreri.com, Teminabuan – Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di seluruh Indonesia akan segera dimulai 17 April 2024 hingga pelaksanaannya pada 27 November 2024 mendatang.

Tak terkecuali di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat Daya (PBD).

Masyarakat di wilayah itu pun sedang bersiap-siap menyambut pesta demokrasi Pemilukada yang akan menentukan siapa figur selanjutnya yang akan memimpin kabupaten tersebut.

Dan terkini, kesiapan itu ditandai dengan hadirnya 7 kandidat yang akan maju sebagai Calon Bakal Bupati Sorsel.

Dewan Adat Suku (DAS) Tehit di Teminabuan yang diketuai Michael Momot telah berembuk dan akhirnya menetapkan 7 putra/putri terbaik Tehit untuk bertarung dalam Pilkada nanti.

Ke 7 bakal calon kepala daerah (Calkada) Sorsel tersebut adalah sebagai berikut,

1. Jonathan J. Thesia, SE, MSi
2. Ir Heri GN Saflembolo, ST., MT
3. Yance Salambauw SH., MH
4. Yakob Thesia , S.Pd
5. Drs Alfons Sesa MM
6. Drs Marthinus Salamuk
7. Petronela Krenak, S.Sos

Ke 7 kandidat bakal Calkada bersama DAS, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan masyarakat Tehit di Teminabuan melaksanakan musyawarah, Sabtu (13/4/2024).

Salah satu kandidat, Ir Heri GN. Saflembolo, ST., MT dalam pernyataannya mengapresiasi Bupati Samsudin Anggiluli yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak Tehit untuk memimpin daerahnya.

“Pertama-tama saya menyampaikan apresiasi kepada Pak Bupati kita Samsudin Anggiluli yang mana telah memberikan kesempatan kepada anak-anak Tehit untuk memimpin daerahnya dan memang ini sudah saatnya,” ungkapnya kepada awak media di sela-sela giat.

Calon Bupati Sorsel Ir. Heri GN. Saflembolo, ST., MT / Foto : Suzan

Diakui Saflembolo, setiap kesempatan Bupati selalu berbicara mengaitkan dengan sejarah-sejarah Injil dan inilah waktunya untuk anak Tehit harus memimpin daerahnya.

“Untuk itu saya menghimbau kepada suku-suku yang ada baik Nusantara maupun suku-suku di luar Tehit harus bersatu untuk mendukung orang Tehit. Karena mereka hidup dan makan di sini juga teman-teman kita yang dari Maybrat yang sudah datang hidup di sini juga mendapat jabatan, bisa menduduki posisi-posisi yang lain juga sehingga peluang orang Tehit tertutup,” imbuhnya.

Karena itu, sambung Saflembolo, di momen kali ini saatnya memberikan kesempatan kepada orang Tehit untuk memimpin tanahnya sendiri.

“Untuk itu saya minta dengan penuh kesadaran supaya mereka harus legowo dalam arti memberikan kesempatan pada kami. Bukan berarti kami meminta, tidak! Tapi ini memang waktunya untuk kami,” sambungnya.

“Saya berharap adik saya Alfius dan kakak saya Dance mereka mengerti hal ini karena kita hidup di sini sudah bersama-sama, sudah lama membangun hubungan. Sehingga melalui hubungan-hubungan yang kita jaga ini, mari sama-sama mereka memberikan juga kesempatan untuk kita sehingga orang Tehit memimpin kabupatennya di periode yang akan datang 2024-2029,” tandasnya.
Saflembolo juga mengaku secara pribadi siap maju bertarung di Pemilukada 2024 mendatang.

Dia kemudian menyebutkan latar belakang pengalaman yang dimilikinya dalam ilmu dan kapasitas yang pernah dilakoninya baik di Tanah Tehit pada 2003 hingga 2011.

“Kemudian saya pindah ke Jakarta dan bekerja di UP4D sebagai Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi dan Infrastruktur,” sebut Saflembolo.

Jabatan lain yang pernah diemban yaitu menjadi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Paniai periode 2013 sampai 2017.

“Setelah itu saya ikut seleksi di Provinsi Papua Barat dan saya menjadi Kepala Dinas PUPR periode 2017 sampai dengan Juli 2022. Maka saya sangat optimis untuk ikut bertarung di kontestasi Pilkada Sorong Selatan,” tandasnya optimis.

Saflembolo secara khusus mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung pemerintahan yang ada dan tidak melihat lagi masa-masa lalu.

“Mari kita optimis sebagai orang Tehit bahwa apa yang sudah ditabur dengan baik oleh Bapak Otto Ihallauw juga oleh Bapak Syamsudin Anggiluli mari kita tingkatkan itu serta kita lanjutkan.

Kemudian yang belum ada kita buat dan yang sudah ada mungkin masih ada kekurangan kita perbaiki sehingga ini untuk kepentingan kita semua teristimewa kepentingan masyarakat Tehit khususnya dan seluruh masyarakat Sorong Selatan yang ada di kabupaten ini,” ajaknya.

“Dari berbagai suku yang ada, saya percaya mereka sudah memberikan statemen untuk mendukung orang Tehit sepenuhnya,” pungkasnya.

ZAN

Exit mobile version