Gubernur Hendrik Kunker Perdana ke Tanimbar, Ini Rincian Agendanya

Gub HL Kunker Perdana Tanimbar
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama rombongan sesaat setelah tiba di Bandara Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki pukul 08.45 WIT, Sabtu (26/7/2025) / Foto : Ist

Koreri.com, Saumlaki – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa resmi melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (26/7/2025).

Kunker perdana ini dilakukan pasca dilantik bersama wakilnya Abdullah Vanath oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari silam.

Menumpangi pesawat reguler Wing Air, Gubernur dan rombongan tiba di Bandara Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki pukul 08.45 WIT dijemput langsung Bupati dan Forkopimda Kepulauan Tanimbar. Dan disambut dengan pengalungan syal, doa adat dan tarian selamat datang.

Selanjutnya dengan berkendaraan mobil, Gubernur dan rombongan menuju lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mock Up Desa IIngei.

“Jadi semenjak saya dilantik sebagai Gubernur, ini adalah kunjungan kerja perdana di Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan saya akan berada di sini selama 2 hari yakni tanggal 26-27 Juli besok,” bebernya.

Adapun beberapa agenda yang akan dijalani diantaranya melihat KDMP di Desa IIngei, pertemuan dengan beberapa aparatur Pemerintah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pertemuan dengan jajaran Forkopimda setempat serta Pentahbisan Gereja Lyawan Soru Jemaat GPM Watidal.

Provinsi Maluku memiliki 1200 Desa dan 35 Kelurahan, Dimana KDMP telah berdiri sah dan memiliki Badan Hukum semenjak diluncurkan secara simbolis oleh Presiden RI di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Untuk KDMP Desa IIngei, lanjut Lewerissa memiliki unit-unit usaha yang sangat komplit karena memiliki gudang, rumah produksi, klinik, kios BBM dan dalam waktu dekat akan dilakukan pembangunan kolstore.

“Terkait dengan kunjungan ke koperasi saya sangat kagum , dan saya sudah menyampaikan ke Bapak Bupati  sesuai dengan  batas-batas kewenangan saya, saya tidak akan memberikan ijin baru dalam bentuk apapun, di Saumlaki memiliki pulau-pulau kecil dan kita memiliki  kepentingan untuk menjaga hutannya, karena hutan tropis adalah anugerah Tuhan”, jelas Lewerissa.

BKL

Exit mobile version