Koreri.com, Ambon – Kabar soal wacana pemindahan kantor Wali Kota Ambon ke kawasan Pasar Transit Passo hingga saat ini terus menjadi sorotan publik.
Bahkan terkini, justru dukungan politik datang dari berbagai fraksi di DPRD Kota Ambon merestui wacana itu.
Salah satu dukungan tegas datang dari Fraksi Partai PDI Perjuangan.
Ketua Fraksi PDIP yang juga Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Lucky L. Upulatu Nikijukuw menyatakan sikap resmi fraksinya saat ditemui awak media di Kantor DPRD Ambon, Senin (28//7/2025).
Menurutnya, Fraksi PDIP memberikan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota untuk memindahkan kantor Wali Kota ke kawasan Transit Passo. Ini adalah langkah kebijakan yang sangat positif dan kami nilai akan membawa efek berantai yang besar bagi pembangunan kota.
Anggota DPRD Kota Ambon tiga periode ini menjelaskan, pemindahan kantor Wali Kota akan membawa sejumlah manfaat strategis mulai dari efisiensi pelayanan pemerintahan, pengurangan kemacetan hingga pertumbuhan ekonomi di wilayah penyangga kota.
“Jika kantor Wali Kota dibangun di sana, maka seluruh dinas bisa terintegrasi dalam satu kawasan. Selain itu, aktivitas pegawai yang berpindah ke wilayah Baguala akan membantu mengurai kemacetan di dalam kota, terutama di kawasan Batu Merah,” sambungnya.
Lebih jauh, Upulatu menilai bahwa kebijakan ini juga akan memperluas sebaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Perputaran uang tidak lagi hanya terpusat di pusat kota, tetapi akan menyebar ke kawasan tersebur, Ini akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sangat dibutuhkan kota Ambon saat ini.
“Pada prinsipnya sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan mendukung rencana ini. Karena ini langkah goodwill dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang patut didukung bersama untuk masa depan Kota Ambon yang lebih baik,” ujarnya.
Upulatu memperkirakan, mekanisme perencanaan pembangunan kantor baru itu akan mulai berjalan pada akhir tahun 2025 atau awal 2026. Di samping itu, Pemerintah Kota juga telah merencanakan pembangunan rumah sakit baru di seberang kawasan tersebut, dengan layanan unggulan seperti spesialis mata.
Kota Ambon sudah padat, dan tidak semua aktivitas harus terpusat di pusat kota. Kebijakan ini akan membantu menata kembali struktur kota secara lebih merata. Kami Fraksi PDI – Perjuangan mendukung penuh.
JFL
