Koreri.com, Timika – Dunia pendidikan Kabupaten Mimikaberduka atas ber pulangnya Kepala SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan Mimika Yohanes Napan Labaona di RSUD setempat, Senin (8/9/2026) pukul 06.00 WIT. Kabar duka tersebut mengejutkan banyak masyarakat luas termasuk Bupati Mimika Johannes Rettob yang mengenal sosok almarhum sebagai guru teladan.
Bupati Johannes Rettob, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian seorang pendidik berdedikasi yang telah lama mengabdi sebagai guru di SMAN 5 Sentra Pendidikan Mimika.
Semasa hidupnya, Yohanes Napan dikenal bukan hanya mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan serta membentuk karakter anak didik dari berbagai latar belakang suku di wilayah itu. “Bapak Yohanes Napan adalah guru yang memiliki dedikasi tinggi dan berintegritas dalam menjalankan tugasnya. Kami merasa sangat kehilangan sosok yang telah memberikan inspirasi dan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah ini,” kata Bupati Rettob dalam keterangannya, Senin (8/9/2025).
Bupati menambahkan, selama masa baktinya, almarhum telah memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendorong lahirnya generasi muda berkarakter.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga Yohanes Napan yang senantiasa mendukung pengabdian almarhum di dunia pendidikan. “Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada keluarga Bapak Yohanes Napan. Tanpa dukungan mereka, mungkin beliau tidak mampu menjalankan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Rettob.
Kepergian Yohanes Napan meninggalkan kenangan mendalam bagi masyarakat Mimika. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, Bupati Rettob menyampaikan belasungkawa yang dalam serta doa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kami berdoa agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di surga. Semoga setiap amal dan pengorbanannya sebagai pendidik menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” pungkasnya.
EHO
