Koreri.com, Sorong– BPJS Kesehatan Cabang Sorong turut ambil bagian dalam kegiatan Peresmian Posyandu Integrasi Layanan Primer dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan di Rumah Singgah Karang Taruna “Tunas HBM” Kota Sorong.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Sorong, Jermias Gembenop, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Sorong, serta para kepala distrik dan lurah.
Kehadiran BPJS Kesehatan dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui momentum tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling yang merupakan inovasi pelayanan dengan konsep jemput bola, guna mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam pelaksanaannya, BPJS Keliling memberikan berbagai layanan administrasi kepesertaan JKN yang didominasi oleh perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pendaftaran peserta baru, perubahan data, hingga konsultasi langsung terkait kepesertaan.
Tidak hanya itu, BPJS Kesehatan juga memberikan sosialisasi terkait kemudahan akses layanan melalui kanal digital.
Masyarakat diperkenalkan dengan layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 serta Aplikasi Mobile JKN. Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan semakin memahami bahwa berbagai layanan kini dapat diakses secara mandiri tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Pupung Purnama menyampaikan bahwa kehadiran BPJS Keliling dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat serta meningkatkan pemahaman peserta terhadap hak dan kewajibannya dalam Program JKN.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan kemudahan akses layanan, baik secara langsung maupun melalui kanal digital yang telah kami sediakan,” ujarnya.
Melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat memanfaatkan berbagai fitur seperti pengecekan status kepesertaan, kartu digital JKN, pendaftaran antrean pelayanan kesehatan, hingga perubahan data peserta.
Sementara itu, layanan WhatsApp PANDAWA memberikan alternatif pelayanan yang cepat dan praktis, cukup melalui ponsel tanpa harus antre.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga memberikan sosialisasi terkait kepesertaan Penerima Bantuan Iuran yang nonaktif, tata cara reaktivasi bagi masyarakat kurang mampu, serta edukasi mengenai pendaftaran peserta mandiri bagi masyarakat umum.
Dengan dukungan layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN dan PANDAWA, peserta kini dapat mengakses layanan BPJS Kesehatan kapan saja dan di mana saja.
Sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan diharapkan terus terjalin guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
RLS
