Koreri.com, Ambon – Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sekaligus Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Steven Izaac Risakotta, menegaskan bahwa ruang digital kini telah menjadi bagian strategis dari kedaulatan bangsa yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi sosial sekaligus menghadirkan tantangan baru, terutama dalam hal arus informasi di ruang publik digital.
“Ruang digital hari ini bukan sekadar tempat berkomunikasi, tetapi sudah menjadi bagian dari kedaulatan bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujar Steven dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Ia menilai, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan generasi muda merupakan faktor kunci dalam membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif.
“Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja. Harus ada sinergi kuat agar ruang digital kita tidak disalahgunakan, tetapi justru menjadi ruang yang membangun,” katanya.
Steven juga menyoroti pentingnya penguatan literasi digital di tengah derasnya arus informasi yang tidak seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengingatkan bahwa rendahnya literasi digital berpotensi membuat masyarakat mudah terpapar disinformasi yang dapat merusak persatuan.
“Literasi digital menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh disinformasi yang bisa memecah belah. Ini adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berpandangan bahwa kekuatan suatu bangsa saat ini tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi dan militer, tetapi juga oleh kemampuan dalam mengelola ruang digital secara bijak dan strategis.
“Kalau kita kuat di ruang digital, maka kita juga kuat sebagai bangsa di tengah persaingan global,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital Indonesia agar tetap sehat, produktif, serta mampu mendorong daya saing nasional di era globalisasi.
JFL
