Demokrat Peduli Korban Kebakaran, AFU: Kami Hadir Ringankan Beban Masyarakat

AFU Bantu Korban Kebakaran Jalan Misol
Ketua DPD Partai Demokrat PBD Abdul Faris Umlati saat bertemu korban kebakaran di Jalan Misol, Kampung Baru, Kota Sorong, Rabu (22/7/2026) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Korban kebakaran di Jalan Misol, Kampung Baru, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong mendapat perhatian dari Partai Demokrat Provinsi Papua Barat Daya (PBD).

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat bersama anggota DPR RI Fraksi Demokrat dapil PBD Faujia Helga Br Tampubolon mendatangi lokasi kebakaran, Rabu (22/7/2026) sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban.

Ketua DPD Demokrat PBD Abdul Faris Umlati (AFU), menegaskan komitmen partainya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Dia mengatakan, kehadiran Partai Demokrat merupakan bentuk kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para korban.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat agar tetap mampu melanjutkan kehidupan pasca-bencana.

“Partai Demokrat hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang terjadi. Kami memberikan bantuan seadanya yang diharapkan bisa membantu para korban untuk bangkit kembali,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi kebakaran.

AFU menjelaskan, aksi kemanusiaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyongsong Hari Ulang Tahun ke 25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026 mendatang.

Ketua DPD Demokrat PBD Abdul Faris Umlati bersama anggota Komisi V DPR RI Dapil PBD, Faujia Helga Br Tampubolon saat menyampaikan keterangan pers di lokasi kebakaran, Rabu (22/7/2026) / Foto : KENN

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir bersama masyarakat, terutama di saat mereka mengalami kesulitan. Kami tidak ingin masyarakat merasa sendiri,” imbuhnya.

Meski demikian, mantan Bupati Raja Ampat dua periode ini menegaskan bahwa penanganan utama bencana tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah melalui instansi terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun BNPB.

Menurutnya, pemerintah harus segera turun tangan untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan merata, tanpa melihat besar atau kecilnya skala bencana.

“Jangan sampai ada kesan masyarakat tidak mendapat perhatian. Mereka berhak mendapatkan penanganan yang adil dan cepat,”tegasnya.

AFU juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para legislator di tingkat kota dan provinsi untuk mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret.

“Kami sudah berkomunikasi dengan rekan-rekan di legislatif agar mendorong eksekutif segera bertindak. BNPB memiliki kewenangan dan anggaran, sehingga penanganan harus segera dilakukan, termasuk penyediaan tenda darurat dan kebutuhan lainnya,” tandasnya.

AFU berharap kehadiran pemerintah dapat segera dirasakan masyarakat terdampak, sehingga tidak menimbulkan rasa diabaikan.

“Intinya, kami hadir untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Sementara penanganan yang lebih luas diharapkan dapat segera dilakukan oleh pemerintah,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version