Koreri.com, Aimas – Kepengurusan Keluarga Besar Suku Kei di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD) periode 2026-2029 resmi dilantik.
Adi Pato Renuw, S.H mendapat amanah untuk menahkodai Kerukunan Keluarga Kei di Kabupaten Sorong dengan mengusung motto IT AIN AIN NI AIN IT FO’OL yang artinya Kasih adalah Jalan Kita.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung aula Kementrian Agama Kabupaten Sorong, Sabtu (25/7/2026) itu menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan serta peran aktif masyarakat Suku Kei dalam mendukung pembangunan di Tanah Malamoi.
Ketua Ikatan Keluarga Besar Su dan keluarga besar Su se-Sorong Raya Tanah Malamoi Chistofel Su menyampaikan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya pelantikan tersebut.
“Ini adalah bukti bahwa persatuan keluarga besar Suku Key tetap kuat untuk bersama-sama hidup di Tanah Moi serta mendukung pembangunan, khususnya di Kabupaten Sorong,” cetusnya kepada wartawan di Sorong, Minggu (26/7/2026)
Chris Su yang diundang menghadiri prosesi pelantikan kepengurusan keluarga Kei ini menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh anggota keluarga besar Suku Kei.
Pertama, pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Menurutnya, kekuatan suatu suku terletak pada kebersamaan dan solidaritas antaranggota.
Kedua, mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan adat, budaya, serta nilai-nilai luhur warisan leluhur. Hal ini dinilai sebagai identitas yang harus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Ketiga, menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Sorong yang lebih maju.
Lebih lanjut, Tokoh muda Moi ini juga mengimbau seluruh keluarga besar Suku Kei di Kabupaten Sorong agar mendukung kepengurusan yang baru dilantik.
Dukungan tersebut, kata dia, menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam menjalankan program kerja ke depan.
“Kritik tentu boleh disampaikan, namun harus dilakukan dengan penuh kasih dan semangat membangun. Tanpa dukungan dari seluruh keluarga besar, pengurus tidak dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah di Tanah Malamoi.
KENN
