Koreri.com, Ambon (27/4) – Menteri Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdiktidikti), H. Mohamad Nasir, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk memperhatikan aspek perikanan di wilayah itu.
Harapannya, Pemprov Maluku kedepan bisa mengelola dan memperhatikan aspek perikanan yang lebih baik.
“Makanya saya tugasi Universitas Pattimura untuk bisa membantu anak Indonesia di Maluku,” demikian pernyataannya saat menghadiri konferensi besar (konbes) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) ke-16 yang berlangsung di Ambon, Provinsi Maluku, Kamis malam (26/4/2018).
Menurut Menristekdikti, dirinya pernah menyampaikan ke Presiden Jokowi agar menempatkan pribumi di Maluku sebagai tuan rumah bukan sebagai tamu.
Makna dibalik pernyataan itu tentu lebih mengarah pada soal LIN dan pengoperasian Blok Masela di Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
“Saya sampaikan ke presiden, jangan sampai Maluku menjadi penonton yang kedua kali. Perikanan sudah menjadi penonton, tambang jangan sampai menjadi penonton lagi,” imbuhnya.
Menristekdikti katakan, program studi yang berkaitan dengan pertambangan akan dikembangkan di Universitas Pattimura (Unpatti).
Langkah ini bertujuan untuk mendukung pengoperasian Blok Masela.
“Saya yang buka program studi yang akan dikembangkan di Unpatti untuk mendukung pengoperasian terhadap Blok Masela,” tukasnya.
MP-RR
