Pria Mississippi cerita penculikan alien 45 tahun lalu

Koreri.com (14/8) – Seorang pria bernama Calvin Parker menceritakan sebuah peristiwa penculikan yang dialaminya 45 tahun lalu.

Baginya, apa yang dialaminya adalah sesuatu yang sulit untuk diceritakan kepada orang lain karena akan dianggap cerita lucu dan dongeng belaka.

Bersama seorang rekannya bernama Charles Hickson, Ia mengklaim bahwa mereka telah diculik oleh alien ketika sedang memancing di Sungai Pascagoula dan bersamaan dengan klaimnya, Ia telah menyiapkan sebuah buku yang akan menceritakan detail pertemuannya dengan alien.

“Pascagoula — The Closest Encounter, My Story” baru saja dipublikasikan.

Buku itu berisi detail dari pertemuan tersebut dan bagaimana kejadian itu mempengaruhi hidupnya.

Buku tersebut juga berisikan gambar, dokumen dan Salinan artikel dari media harian dari masa-masa itu.

Sebuah transkrip percakapan yang dilakukan melalui sesi hipnotis terhadap dirinya juga dilampirkan dalam buku itu.

Parker berharap, hal itu akan membuat semuanya menjadi jelas.

Pertemuan dengan alien itu terjadi pada 11 oktober 1973.

Kita sedang libur kerja dan bersama seorang rekan kerja saya, kita pergi untuk memancing.

Sebuah pangkalan kapal tua yang memiliki jembatan kecil yang menjorok ke tengah sungai dan kita sedang berdiri di ujung jembatan itu.

Kejadiannya sekitar jam 6 sore menjelang malang, tetapi ada cahaya bulan purnama.

Parker mengatakan tiba-tiba ia melihat cahaya biru yang memantul dari air dan saat itu, Ia menduga polisi perairan sedang datang untuk mengingatkan mereka berdua agar lekas pulang karena hari telah gelap.

Tetapi apa yang terjadi kemudian, ketika Parker memandang ke atas, Ia melihat bahwa ternyata cahaya itu datang dari pesawat yang belum pernah dilihatnya sebelumnya.

“Sebuah cahaya besar turun dari langit. Sebuah cahaya yang membutakan,” jelasnya

Sulit untuk mengatakan karena sinarnya sangat cerah dan berbentuk seperti bola dengan ukuran sekitar 24 meter dengan suara yang tidak menderu.

Dan seketika itu juga suasana menjadi aneh.

Parker menyatakan tiga makhluk tanpa kaki muncul dari pesawat tersebut.

Salah satu makhluk itu terlihat tanpa leher dengan kulit berwarna abu-abu.

Makhluk yang lain memiliki leher dan nampak lebih feminim.

Tangan mereka mirip seperti capit kepiting.

Ketika salah satu makhluk itu memegang lengannya, Parker merasa pegangan itu sangat menyakitkan, namun kemudian perasaan yang lain merasuki tubuhnya.

“Saya rasa mereka menginjeksi kami dengan sesuatu yang membuat kita jadi tenang. Setelahnya semua menjadi tidak berasa,” jelasnya.

Selanjutnya, Parker dan Hickson dibawa kedalam pesawat dan alien-alien itu melakukan uji fisik.

Lalu kemudian mereka diturunkan kembali ke sekitar sungai itu.

Parker mengatakan pada saat itu Ia tidak ingin menceritakan apa yang dialaminya, namun Hickson meyakinkannya untuk melakukannya.

Parker dan Hickson kemudian mengontak Keesler Air Force Base, namun mereka kemudian diarahkan untuk mengontak otoritas lokal di wilayahnya yakni Kantor Jackson County Sheriff.

Menurut Parker, mereka berdua lulus tes kesadaran dan poligraf yang dilakukan termasuk juga tes tekanan suara.

Sepertinya, tes yang dilakukan telah selesai, namun bagi Parker, semua itu merupakan permulaan penderitaannya.

Berita itu menyebar ke seluruh penjuru dunia dan menurut laporan berita, Hickson tidak malu-malu atas perhatian yang diberikan terhadap kejadian itu.

Parker, disisi lain, tidak menginginkan hal tersebut.

Tahun-tahun berikutnya, Parker mengatakan bahwa Ia berulang kali berganti pekerjaan dan pindah tempat tinggal ke kota lain apabila ada yang mengenalinya.

Ia hanya ingin agar tidak diganggu dengan masalah pertemuan dengan alien itu.

“Saya telah diam selama hampir 45 tahun. Saya tidak pernah menceritakan peristiwa ini dan tidak ingin membicarakannya,” jelasnya.

Saya memiliki beberapa teman, tapi mereka adalah teman sesungguhnya.

Mereka tidak pernah bertanya mengenai kejadian itu dan saya tidak pernah berbicara mengenai hal itu.
Keluarga saya juga tidak pernah berbicara mengenai hal itu.

Setelah puluhan tahun diam, Parker mulai merubah pikirannya setelah menghadiri sebuah pemakaman dimana Ia bertemu dengan orang-orang yang telah lama tidak berhubungan ataupun berkomunikasi dengan dirinya dan Ia merasa mereka akan memfokuskan perhatian lebih pada dirinya daripada kematian.

“Saya menanda-tangani buku tamu pada pemakaman itu dan tamu lain mengenali nama saya. Akhirnya saya meninggalkan pemakaman itu. Istri saya mengatakan kepada saya, kamu harus menulis tentang kejadian itu,” jelas Parker.

Parker kemudian mempertimbangkan apa yang dialaminya di pemakaman itu, tahun-tahun spekulasi mengenai apa yang terjadi pada malam itu di Sungai Pascagoula, termasuk kesehatannya.

Akhirnya Ia menyetujui untuk menuliskannya.

“Saya merasa semua orang berhak mendapatkan sebuah penjelasan. Setiap orang punya tanggal kadaluarsa dan ingin mengetahuinya cerita sesungguhnya sebelum saya meninggal,” ujar Parker.

Saya beberapa kali mengalami pengalaman hampir mati dan sedang dalam kesehatan yang buruk. Saya hanya ingin menceritakan kejadian itu.

Bagi Parker, buku yang menceritakan pengalamannya itu akan mengangkat penderitaannya.

Bagi teman, keluarga dan orang lain yang tertarik dengan cerita itu, akan mendapat penjelasan yang dicari selama ini.

Namun, Parker mengatakan ada beberapa hal yang mungkin tidak akan pernah terjawabkan.

Saya mendapati diri saya sendiri ketika pergi memancing pada hari menjelang malam dan memandang ke atas dan heran dari mana alien itu datang dan seberapa jauh mereka menjelajah angkasa dan mengapa mereka harus memilih saya?

Buku Parker dapat dibeli di Amazon.com.

ARD
Sumber: www.usatoday.com

Exit mobile version