Koreri.com, Jayapura (3/12) – Pemuda – pemudi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Port Numbay melaksanakan berbagai kegiatan menyambut hari raya Natal 25 Desember yang sudah di kemas dalam program Gerbang Natal Pemuda Tahun 2018.
Pembina Pemuda GIDI Klasis Port Numbay, Yulce Enembe, SH, MH, mengajak pemuda – pemudi mulai sekarang harus bangkit di dalam kerohanian.
“Mengingat situasi globalisasi cepat mempengaruhi sehingga kegiatan kerohanian sudah mundur,” ajaknya pada Natal Pemuda GIDI Klasis Port Numbay di Kota Jayapura, Minggu (2/12/2018) malam..
Selain itu, Yulce juga meminta Pemuda GIDI tidak mudah di pengaruhi minuman keras (Miras) atau berbagai aktivitas yang berbau negatif tetapi selalu berpikir positif untuk kemuliaan nama Tuhan.
“Ingat kejahatan bertambah karena minuman keras, sehingga pertobatan perlu dilakukan bagi Pemuda – Pemudi GIDI, lebih khusus perempuan muda Papua harus jaga diri baik – baik agar mampu bersaing dengan saudara kita yang lain,” cetusnya.
Dikatakan Yulce, Tuhan Yesus lahir dari kandungan Maria untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya termasuk pemuda – pemudi GIDI di Tanah Papua.
“Saya ingin menyampaikan bahwa ajak teman – teman yang lain dari dedominasi gereja mana saja untuk berjuang menyelamatkan teman dekat entah itu dari mana boleh bawa mereka supaya melalui acara Natal pemuda seperti ini mereka juga bisa menjadi bagaian yang diselamatkan,” imbuhnya.
Menurut Yulce, tanah Papua ini tidak perlu orang pintar, orang hebat dan luar biasa tetapi hanya perlu Tuhan Yesus Kristus untuk membawa perubahan di atas tanah ini.
“Karena itu, melalui kegiatan Natal Pemuda GIDI ini, pemuda – pemudi harus bangkit, tidak boleh tinggal diam dan terus kibarkan panji Injil Yesus diatas tanah Papua ini, karena kalau tidak kita akan tinggal begini terus,” ujarnya.
Untuk itu, kata Yulce, mulai hari ini pemuda GIDI harus bangkit dalam Tuhan untuk membangun negeri sendiri karena anak – anak muda adalah generasi penerus diatas tanah Papua.
“Boleh menilai fisik kami tidak baik tetapi dalam hati kami akan buktikan yang terbaik lewat puji – pujian, penyembahan dan kebaktian rohani seperti ini harus bangkit,” kata Enembe.
Istri Gubernur Papua ini juga berpesan agar rasa persatuan dan kesatuan satu sama lain harus pegang, jangan menciptakan yang tidak baik serta kekompakan dalam pemuda GIDI harus di tingkatkan.
VDM
