Koreri.com – Seorang tunawisma disanjung-sanjung setelah iklan “mencari kerjanya” menjadi viral di media sosial.
Anthony Johnson yang tinggal di Hastings, Sussex Timur, menempelkan sebuah iklan dengan catatan yang menyentuh hati di tendanya dan menawarkan bekerja secara gratis.
Iklan pria berusia 37 tahun itu menarik perhatian seorang pejalan kaki yang mencoba menolong hidupnya dengan mempertimbangkan beberapa pekerjaan sembari meyakinkan Anthony bahwa Ia akan melakukan apa saja agar hidup Anthony “menjadi lebih layak untuk dijalani”.
Anthony telah menjadi tunawisma selama 9 tahun dan tinggal di tendanya yang berada dekat dengan sebuah perhentian bis.
Namun, Ia sangat berterima kasih oleh inisiatif seorang anak 16 tahun bernama Charlotte Howard yang membagikan foto iklan Anthony yang kemudian menjadi viral di Facebook dan membawa peruntungan hidup baru baginya.
Seorang penata taman bernama Nelson Smith melihat status itu, mengontak Anthony dan menawarkan sebuah pekerjaan sebagai penata taman.
“Reaksi setelah iklan saya dimasukkan ke Facebook sangat mengagetkan. Saya langsung dihujani dengan berbagai macam hal. Saya tidak akan ditawari pekerjaan kalau tidak dibantu olehnya. Ia sangat luar biasa,” ujar Anthony.
“Ia melihat saya serta menyadari situasi saya dan memutuskan ingin melakukan sesuatu untuk membantu. Bukannya saya tidak pernah meminta bantuan sebelumnya, tetapi yang terjadi ini jelas hanya karena ada orang yang memiliki hati yang sangat besar seperti Charlotte, melihat saya dan langsung membantu,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa Ia bukan orang suci dan sempat masuk penjara akibat narkoba dan kriminal namun perjuangannya menjadi orang baik justru membawanya menjadi orang terlantar di jalan dengan status tunawisma.
Saya tidak akan melakukan hal-hal jahat lagi dan lebih ingin fokus pada kegiatan sosial yang positif dan lebih religius.
Mendapatkan sebuah pekerjaan adalah sesuatu yang patut dijalani dalam kehidupan ketimbang hanya merenungi dan menangisi nasib.
Sepertinya masa baik itu sudah kembali pada saya.
ARD
Sumber: uk.news.yahoo.com
