Koreri.com, Abepura – Di tengah masa pandemi Covid-19, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini tidak dirayakan seperti waktu-waktu sebelumnya.
Pasalnya, sesuai surat edaran pemerintah pusat dan perintah dari Komando Atas, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak dalam bentuk upacara dilapangan, namun dilaksanakan melalui media elektronik, video conference secara online.
Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Izak Pangemanan menegaskan walaupun peringatannya dilaksanakan seperti biasanya, Pancasila harus tetap terpatri dalam sanubari setiap prajurit Korem 172/PWY dan jajaran.
“Sebagai satuan kewilayahan, sudah seharusnya kita sebagai prajurit harus selalu berpegang teguh kepada Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas. Apabila itu dilakukan, yakinlah kita dapat menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi,” tegasnya di Jayapura, Senin (1/6/2020).
Menurut Danrem, sistem nilai yang terkandung pada 5 sila Pancasila bersifat umum atau universal dan sistem tersebut juga turut diadopsi oleh berbagai bangsa di dunia.
“Untuk itu saya berharap kepada seluruh prajurit untuk dapat mensosialisasikan, mengenalkan, mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai dari Pancasila kepada seluruh elemen masyarakat khususnya para generasi muda sebagai penerus bangsa dan harapan kita untuk terus menjaga eksistensi negara ini di masa depan,” harapnya.
Danrem menegaskan pula, Papua telah digariskan sebagai bagian dari Indonesia, dan semua terjadi tentunya atas kehendak Tuhan dan tidak bisa dipisahkan oleh siapapun juga.
“Kita akan bekerja dengan hati, tulus dan ikhlas, karena Papua tidak seperti daerah lain di Indonesia. Di sini masih ada saudara-saudara kita yang tidak sepaham. Inilah yang mendasari kita untuk berbuat dan bertindak ke dalam maupun keluar. Kita sebagai satuan teritorial harus terus melakukan komunikasi atau yang biasa kita sebut sebagai Komsos (Komunikasi Sosial). Kita juga harus bisa memaknai apa yang menjadi keinginan masyarakat di Papua ini”, kembali tegasnya.
Danrem menambahkan, sesuai dengan tema peringatan tahun ini yaitu “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju” sangat relevan dengan situasi saat ini, yang harus bersatu bersama-sama dalam menghadapi segala permasalahan yang di hadapi bangsa, dan lebih khusus lagi di Papua.
“Kita harus bergandengan tangan dan bergotong royong untuk membangun tanah Papua ini dengan berlandaskan Pancasila. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemic Covid-19 sekarang ini, seperti apa yang di sampaikan Bapak Presiden Joko Widodo dalam pidatonya tadi,” pungkasnya.
AND
