Gelar Bimbel, Personel Satgas YR 100/PS Jadi Guru di Perbatasan RI-PNG

WhatsApp Image 2021 02 20 at 17.51.32
Prajurit Satgas Yonif Raider 100/PS memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak Kampung Naramben 2, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Jumat (19/02/2021). Foto: Pendam Cenderawasih

Koreri.com, Keerom – Prajurit Satgas Yonif Raider 100/PS mengadakan bimbingan belajar di Pos Arso 13 bertujuan untuk mendukung pendidikan di perbatasan yang masih tergolong rendah karena tenaga pendidik yang masih kurang.

Hal tersebut membuat personel pos tergerak datang ke kampung memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak Kampung Naramben 2, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Jumat (19/02/2021).

Danki A Satgas Yonif Raider 100/PS, Lettu Inf Arya Megah Miko, mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mencerdaskan dan menjalin silahturahmi dengan anak-anak.

Selain itu pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan 2 kali dalam seminggu, hal ini membuat pihak sekolah dan orang tua merasa terbantu atas perjuangan dan keikhlasan anggota Satgas Yonif Raider 100/PS dalam mendukung proses belajar mengajar.

“Tampak anak-anak sangat serius menerima pelajaran, mereka juga terbantu bisa mengerjakan tugas yang diberikan guru disekolah dengan dibahas satu per satu oleh personel Pos Arso 13,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bukti dukungan Satgas Yonif Raider 100/PS dalam memajukan pendidikan di wilayah perbatasan RI-PNG khususnya di Kabupaten Keerom.

“Hal ini mengingat jumlah tenaga pendidik (guru) sangatlah sedikit, sehingga mampu menggugah hati Prajurit Satgas untuk ikut membantu pihak sekolah dalam memberikan ilmu kepada anak-anak,” ungkapnya.

Senada disampaikan Danpos Arso 13, Letda Inf Tri Yanto yang memimpin langsung kegiatan bimbingan belajar tersebut sekaligus untuk berkunjung bertemu dengan masyarakat Kampung Naramben, karena personel pos melakukan semua ini tanpa mengharap pamrih atau upah, atas tenaga yang telah diberikan untuk membantu mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Kami melakukan ini semua dengan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan apapun, kami berharap anak-anak Kampung Naramben kelak bisa meneruskan perjuangan para pemimpin bangsa,” harap Danpos.

PEN

Exit mobile version