TPID Jamin Ekonomi Papua Barat Aman di Masa PPKM Darurat

IMG 20210713 WA0003
Karo Perekonomian Setda Papua Barat Jefry Auparay,S.H.M.H (Foto : Istimewa)

Koreri.com,Manokwari- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Barat menjamin penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro/Darurat  di wilayah Papua Barat tidak berdampak signifikan pada sektor ekonomi daerah ini.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Jefferson Jeffry Auparay, S.H.,M.H kepada wartawan di Manokwari, Selasa (13/7/2021) mengatakan bahwa TPID provinsi sudah melakukan pemetaan, antisipasi dampak ekonomi di masa PPKM Mikro/Darurat.

“TPID provinsi sudah mengkoordinasikan langkah-langkah strategis bersama Pemerintah guna menjawab kondisi signifikan dampak dari pembatasan ini,” kata Jeffry Auparay.

Dia mengaku bahwa cadangan bahan pokok (bapok) di tiga Bulog daerah Manokwari, kota Sorong dan Fakfak dipastikan terjaga selama tiga bulan ke depan.

“Untuk stok Bapok tetap aman hingga tiga bulan ke depan. Bulog Kota Sorong, Manokwari dan kabupaten Fakfak, sudah mengkonfirmasi ketersediaan itu,” ujarnya.

Auparay menuturkan,  kebutuhan bapok masyarakat saat Pandemi COVID-19, menjadi perhatian serius yang sudah diantisipasi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Terutama Manokwari dan Kota Sorong yang menerapkan PPKM Mikro/Darurat.

“Pemerintah lakukan tugasnya, masyarakat juga harus sadar bahwa COVID-19 itu nyata. Taati protokol kesehatan dan kurangi aktivitas yang tidak urgen di luar rumah,” pesan Jeffry Auparay.

Ia menilai membludaknya angka COVID-19 di Manokwari dan beberapa daerah lain di Papua Barat, akibat banyaknya aktivitas masyarakat yang tidak terkendali.

Lebih lanjut Jeffry Auparay mengatakan bahwa untuk memastikan ketahanan pangan dan sektor ekonomi di masa PPKM Darurat di Manokwari dan kota Sorong,  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menggelar rapat bersama Gubernur Papua Barat.

“Hari ini sejumlah pimpinan OPD terkait pangan dan ekonomi agendakan rapat terbatas bersama Gubernur Papua Barat dengan menerapkan protokol kesehatan, membahas hal mendasar terkait ketahanan pangan dan pergerakan ekonomi selama PPKM Darurat di Manokwari dan kota Sorong,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version