Jubir: 88 Tenaga Kesehatan RSUD Jayapura Terkonfirmasi Positif Corona

WhatsApp Image 2021 07 20 at 12.10.20
Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule saat memberikan keterangan pers di Mapolda Papua, Selasa (20/7/2021) / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, mengatakan saat ini sudah 88 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura terkonfirmasi Positif Corona.

“Sampai hari ini ada 88 tenaga kesehatan di RSUD Dok II dilaporkan positif covid-19, enam diantaranya dokter spesialis, termasuk dokter spesialis paru yang masih isolasi mandiri walau demikian pelayanan di Dok II masih tetap jalan,” kata dokter silwanus sumule kepada wartawan di Mapolda Papua, Selasa (20/7/2021).

Dokter Silwanus yang salah satu dokter penanangan pasien covid-19 di RSUD Dok II Jayapura mengaku para nakes sudah mulai kewalahan karena pasien positif covid-19 terus bertambah.

“Jujur kami para nakes sudah mulai kewalahan, namun sampai saat ini puji Tuhan masih bisa kami hendel,” ujarnya.

Dikatakan, manajemen RSUD Jayapura telah meminta bantuan tenaga kesehatan untuk menunjang pelayanan pasien covid-19 yang dalam dua pekan terakhir jumlahnya terus meningkat.

“Puji Tuhan, kami ada tambahan 18 tenaga kesehatan, 8 orang dokter dan 10 tenaga penunjang, semoga dengan perbantuan nakes ini bisa membantu nakes yang saat ini masih terus berjuang di rumah sakit Dok II,” kata Jubir.

Untuk Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di delapan sakit di jayapura telah mencapai angka 96 sampai 97 persen.

“Kalau BOR kita di rumah sakit di jayapura sudah 96 sampai 97 persen, bahkan di Dok II sudah lebih dari 100 persen, “jelas Sumule.

Sebelumnya, Direktur Utama RSUD Dok II Jayapura, drg. Aloysius Giyai, mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 terus meningkat sehingga ruangan isolasi dan rawat inap covid-19 penuh dan tidak bisa paksakan dalam ruangan.

“Ya, benar perawatan pasien positif covid-19 diluar IGD RSUD Dok II Jayapura sudah hampir satu minggu lebih karena ruangan perawatan dan isolasi penuh dan kita terpaksa rawat diluar ruangan IGD,” kata drg. Aloysius saat dikonformasi melalui telepon selulernya, Sabtu (17/7/2021).

Dikatakan, saat ini manajemen RSUD Dok II Jayapura sudah ambil langkah kosongkan ruang rawat inap penyakit paru untuk dipakai rawat pasien positif covid-19.

“Masih banyak pasien positif covid-19 jadi kita putuskan bersihkan ruang rawat penyakit dalam wanita untuk pasien covid-19 yang sementara rawat di luar IGD. Jadi mudah – mudah pasien berkurang di depan IGD,” ujarnya.

Menurut Alo, sebagai RS rujukan tertinggi di Papua tidak bisa menolak pasien, apalagi ada penyakit penyartaan. “Dengan segala yang ada, kami di RSUD Dok II Jayapura terus upayakan untuk pelayanan emergency dalam kondisi bagaimana pun,” ujarnya.

“Biar perawatan ditempat tidur yang taruh di depan IGD tapi tidak basah, tidak kena hujan. Tapi perawatan didalam ruangan dan luar ruangan sama saja” kata dokter alo.

SEO

Exit mobile version