Sementara itu, Ketua Komunitas Milineal Papua Kota Jayapura, Zeth Hesegem, mengatakan peran pemuda diera teknologi yang berkembang pesat dan harus membaca peluang yang ada dalam menyukseskan PON XX.
“Kami sebagai agen perubahan siap mendukung penuh agenda – agenda nasional PON XX yang dicetuskan oleh Gubernur Lukas Enembe pertama kali di Papua ini merupakan satu kebanggaan orang Papua, khususnya kami selaku anak – anak muda Papua kesempatan bagi kami berkarya dimana kami menunjukkan kemampuan kami diera digital ini,” kata Zeth Hesegem.
Oleh sebab itu, komunitas ini sangat berharap untuk generas muda juga berkreasi dan berkarya sebagai agen – agen terdepa untuk mendukung dan sukseskan pelaksanaan PON XX.
“Untuk konsep sendiri kami mempunya ide – ide kreatif dalam hal mengangkat ekonomi regional yang ada khususnya kota dan kabupaten Jayapura yaitu berdayakan mama – mama Papua merajut noken, desain baju bermotif Papua maupun kebudyaan Papua yang harus diangkat saat PON XX, kami berharap jangan sampai “bola” ini diambil orang lain,” katanya.
Dikatakan, anak – anak muda Papua diberikan kesempatan untuk membangun ekonomi regional di tanah Papua. “Saya berharap semua generasi milineal Papua yang ada dimana saja, komunitas ini terbuka untuk kita semua,” ujar Zeth.
“Jadi komunitas ini tepat bagi semua elemen komunitas yang ada di Kota dan Kabuapten Jayapura untuk bergabung bersama untuk bicara hal – hal positif apa untuk membangun kota Jayapura, menjaga ketertiban juga mendukung potensi – potensi yang ada sebagai nilai jual dalam pelaksanaan PON XX,” pungkasnya.
SEO
