“Upaya pencarian dilaksanakan sejak 8 September 2021 pasca diterimanya informasi musibah ini dengan berkoordinasi dan pengerahan unsur potensi SAR,” terangnya, Selasa (21/9/2021).
Ops SAR dilaksanakan selama 7 hari terhitung 8 – 14 September oleh Basarnas Ambon bersama unsur potensi SAR namun belum menemukan tanda-tanda maupun informasi terkait keberadaan ke 25 korban.
Setelah dilakukan evaluasi, Basarnas Ambon memperpanjang Ops SAR Pencarian 25 korban KM. Hentri dengan penambahan 3 hari terhitung 15 – 17 September 2021.
Namun penambahan Ops SAR 3 hari Basarnas Ambon dan Unsur Potensi SAR juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Basarnas Ambon kembali menambahkan 3 hari upaya koordinasi dengan masyarakat dan instansi terkait di Maluku Tenggara dan Kepulauan Tanimbar terhitung tanggal 18 – 20 September 2021.
