“Yang bisa kita lakukan adalah melatih masyarakat agar tangguh dan siap selamat apabila sewaktu-waktu terjadi gempa disertai tsunami,” katanya.
Lilik mengingatkan warga Air Manis yang mengikuti simulasi, selalu mematuhi peringatan yang dikeluarkan BMKG maupun upaya-upaya mitigasi serta rambu-rambu evakuasi yang dipasang BPBD.
“Kita berdoa agar gempa dan tsunami tidak terjadi. Tetapi kalau terjadi bapak-ibu dan anak-anak tahu harus lari ke mana, di mana tempat evakuasi yang aman. Latihan ini harus dilakukan terus-menerus,” katanya.
MPRR
