Koreri.com, Oksibil – Aksi peduli kembali ditunjukkan personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista.
Kali ini, dengan memberikan pertolongan pertama kepada warga yang terluka akibat terkena sabetan parang di bagian kaki bertempat di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Minggu (14/11/2021).
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilisnya.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterimanya bahwa korban atas nama Samuel Kaladana (39) dibawa ke Pos Batom Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista oleh tetangganya yaitu Nelson (37) menggunakan sepeda motor dengan menempuh perjalanan selama 25 menit dengan maksud untuk mendapatkan penanganan medis dari personel kesehatan Satgas TNI.
“Berdasarkan keterangan dari tetangganya ini, bahwa korban yang masih membujang dan belum berumah tangga ini tinggal sendirian, mengalami luka dibagian kaki kanan karena sabetan dari parang yang dipakainya pada saat mencari kayu bakar di hutan yang tidak begitu jauh dari rumahnya,” terang Dansatgas.
Saat tiba di Pos Batom, kaki korban sudah mengalami pendarahan yang lumayan parah, sehingga tim kesehatan Satgas langsung menyiapkan peralatan medis dengan mengambil tindakan awal membersihkan luka korban.
“Setelah lukanya dibersihkan dan diperban, selanjutnya korban diberikan obat anti nyeri dan antibiotik untuk mencegah infeksi guna mempercepat penyembuhan pada lukanya. Kemudian diminta kembali lagi setelah 3 hari untuk kontrol kondisi luka robek pada kaki kanannya,” ungkap Dansatgas.
Imanuel Kaladana (39) menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Batom karena sudah menolongnya.
“Pelayanan yang diberikan oleh bapak-bapak tentara sangat ramah dan sangat cepat memberikan pertolongan kepada kami warga yang mengalami luka robek akibat benda tajam,” kata Bapak Imanuel
Imanuel mengaku ini baru pertama kali dialaminya.
“Bapak-bapak TNI sangat baik dan ramah sekali, mau kasih bantu obati luka saya walaupun saya tidak punya uang dan jarang main ke pos, rasanya saya seperti punya saudara, terimakasih bapak-bapak TNI,” akuinya.
BKL
