Ini Daftar Lokasi Terdampak Banjir – Longsor di Kota dan Kabupaten Jayapura

Stadion Lukas Enembe juga tergenang air
Air setinggi 40 cm juga menggenangi areal stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura

Koreri.com, Jayapura – Dandim Letkol Inf Richard Sangari mengungkapkan personel Kodim 1701/Jayapura  telah berada di lokasi terjadinya bencana untuk membantu warga korban banjir dan longsor.

Di wilayah Koramil 1701-01/Sentani terdampak banjir dan longsor, yaitu longsor di depan Polsek Sentani Timur dan di Kampung Nendali. Kemudian banjir setinggi 40 cm di depan Stadion Utama Lukas Enembe.

Di kedua lokasi ini tidak ada korban jiwa dan materiil.

“Kodim telah berkoordinasi dengan Polsek Sentani Timur, untuk jalan dibuka 1 arah dan berkoordinasi dengan Distrik, Polsek serta BNPB untuk memonitor perkembangan situasi wilayah di Sentani,” tambahnya, Jumat (7/1/2022).

Dirincikan pula, lokasi bencana banjir dan longsor di wilayah Koramil 1701-02/Japut yaitu banjir setinggi 20 cm di Kelurahan Gurabesi, banjir setinggi 50 cm di depan kantor Gubernur Papua, serta banjir setinggi 1 meter di Kelurahan Tanjung Ria.

Sedangkan terjadi longsor di Kelurahan Gurabesi Komplek Klofkamp, belakang Pomdam XVII/Cen dan di Keluragan Trikora.

“Kejadian ini mengakibatkan terjadi korban meninggal dunia 4 orang dan 2 unit rumah rusak karena longsor serta 50 rumah terdampak banjir,” jelas Dandim 1701/Jayapura.

Dandim menambahkan, Kodim bersama Polsek, BNPB dan Tim SAR beserta warga mengevakuasi korban longsor.

Di Koramil 1701-03/Abepura, yang terdampak banjir yaitu banjir setinggi 1 meter di Perum Organda, setinggi 1 meter di Pasar Baru Youtefa dan Pasar Youtefa, banjir setinggi 50 cm di Perumnas 2 dan 3, banjir setinggi 50 cm di Kotaraja Dalam, banjir setinggi 50 cm di depan Bina Marga Tanah Hitam, banjir setinggi 50 cm di Kali Acai, dan banjir setinggi 50 cm di Expo Waena.

“Kerugian di wilayah ini tidak ada korban jiwa, namun sekitar 100 rumah terdampak banjir. Telah dilaksanakan evakuasi warga yang terdampak banjir,” kata Dandim 1701/Jayapura.

Saat ini, sebagian besar warga masih bertahan di sekitar rumah masing-masing, karena air mulai surut.

Wilayah lainnya yang berada di wilayah Koramil 1701-09/Japsel yang terdampak banjir antara lain banjir setinggi 20 cm depan di CV Thomas, banjir setinggi 1,5 meter di belakang PTC Entrop, banjir setinggi 1 meter di Komplek SMA 4, banjir setinggi 1 meter di gang Matoa, banjir setinggi 1 meter di Polimak Bambu Kuning.

Dilaporkan, tidak terdapat korban jiwa dan sekitar 100 rumah terdampak banjir. Kemudian, pengaturan lalulintas di wilayah terdampak banjir telah dilaksanakan dan warga lain ikut saling membantu.

Saat ini warga masih bertahan di sekitar rumah masing-masing dan ketinggian air sudah mulai surut.

“Wilayah lainnya masih relatif aman dan terus dilaksanakan monitoring perkembangannya,” tutup Letkol Inf Richard.

OZIE

Exit mobile version