KPU Diharapkan Wujudkan Pemilu 2024 Berkwalitas dan Jurdil

WhatsApp Image 2022 02 15 at 19.08.07
Ketua KPU PB Paskalis Semunya (Batik) Sekretaris DPW NasDem PB Rocky L. Mansawan,S.E (Baju Biru) dan Mantan Ketua DPW PKS PB H. Mugiyono,S.Hut (Songko Hitam).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari– Lembaga penyelenggara pemilihan umum sudah meluncurkan tahapan pemilihan umum serentak 2024 pada Senin (14/2/2022) dengan menentukan tanggal pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada tanggal 14 Februari 2024, kemudian Pilkada Gubernur, Bupati dan Walikota serentak pada 27 November 2024.

Dengan waktu yang cukup 2 tahun lebih ini diharapkan komisi pemilihan umum diharapkan dapat mensosialisasikan tahapan pemilu serentak kepada masyarakat agar mereka memahami sehingga dapat menciptakan pesta demokrasi yang berkwalitas, jujur dan dan adil (JURDIL).

Apalagi daerah yang daerah yang letak geografisnya tidak bisa ditempuh dengan transportasi darat tetapi udara dan laut seperti Provinsi Papua serta Papua Barat maka perlu kerjasama pihak penyelenggara pemilu.

Mantan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Papua Barat yang juga anggota DPR Papua Barat H. Mugiyono menilai bahwa waktu 2 tahun lebih sangat cukup bagi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.

Meski tak dipungkiri bahwa letak geografis Kabupaten/ Kota di Papua Barat tidak hanya dijangkau dengan transportasi darat saja tetapi harus dengan udara dan laut juga namun Mugiyono optimis bahwa pihak penyelenggara pemilu sudah punya pengalaman sebelumnya sehingga dapat di evaluasi secara menyeluruh.

“Pemilu itu berkwalitas atau tidak tergantung dari kesiapan dan kemampuan KPU sebagai lembaga penyelenggara, kalau KPU siap dengan segala konsekwensi maka sebenarnya waktu yang lebih pendek dari 2 tahun pun bisa dilaksanakan dengan berkwalitas, jujur dan adil,” ujar Ustad Mugiyono melalui telpon celulelrnya, Selasa (15/2/2022).

Ketua MPW PKS Papua Barat ini menilai bahwa metode penyelenggara pemilu serentak 2024 tidak ada yang baru namun berkaca dari pemilu 2019 lalu menelan banyak korban pihak penyeleggara di tingkat bawah sehingga perlu dilakukan evaluasi secara menyeleuruh sehingga tidak ada lagi kejadian serupa terulang lagi.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Papua Barat Rocky L. Mansawan,S.E juga optimis bahwa  2 tahun lebih waktu yang cukup bahwa pihak KPU dalam melaksanakan tahapan hingga pemilu serentak yang berkwalitas dan bermartabat.

Menurut Rocky bahwa, penentuan waktu pemilu serentak 2024 ini sudah bahas bersama antara KPU, Pemerintah dan Legislatif, sudah dipertimbangkan semua kendala yang akan terjadi di tingkat daerah.

“KPU diberikan tugas untuk mensosialisasikan  kepada masyarakat dan kami partai politik juga membantu mennyampaikan kepada masyarakat apalagi sekarang jaman modern ada medsos, karena itu kami Partai NasDem pikir 2 tahun waktu yang cukup untuk menciptakan pemilu berkwalitas dan Jurdil,” ucap Rocky Mansawan.

Ditambahkan Mansawan bahwa Partai NasDem siap mensukseskan pemilu berkwalitas , jujur dan adil di Provinsi Papua Barat.

Sedangkan ketua KPU Provinsi Papua Barat Paskalis Semunya mengatakan bahwa pihaknya masih focus pada penjernian data pemilih karena pengalaman pada pilkada 2020 dan kejadian beberapa daerah seperti Provinsi Papua, maka jangan anggap hall biasa karena itu urgensi yang berakibat fatal pada proses pelaksanaan tahapan.

“Karena itu kita akan prioritas program-program yang nanti menunjang kinerja professional penyelengara di tiap tingkatan, sehingga kami penyelenggara hingga tingkat bawah betul-betul memiliki data yang valid tentang penduduk pemilih,” kata Paskalis Semunya.

Semunya mengungkapkan, dari data valid yang dimiliki KPU itu maka pihaknya akan mengetahu mana pemilih pemula serta pemilih yang lain.

KENN

Exit mobile version