Koreri.com, Jayapura – Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak, sowan politik ke rumah Budi Baldus Waromi mantan ketua dan pendiri Partai Demokrat pertama Provinsi Papua di Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (9/3/2022).
Dalam sowan politik, RHP memohon restu untuk maju pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Papua periode 2022-2027 saat musyawarah daerah (Musda) tanggal 17 Maret 2022 nanti.
Mantan Ketua dan pendiri partai demokrat Papua, Budi Baldus Waromi, merestui dan mendukung penuh, Ricky Ham Pagawak, untuk melanjutkan kepemimpinan Partai Demokrat di Provinsi Papua.
“Saya sangat bersyukur bisa dikunjungi oleh salah satu anak muda Papua yang sangat hebat dan mau melihat rakyat hari ini. Dengan kehadiran figur seperti adik Ricky Ham Pagawak menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Karena anak-anak muda Papua hari ini sangat luar biasa,” kata Baldus Waromi.
Budi Baldus mengakui jika partai berlambang bintang mercy itu adalah suatu perjuangan politik orang Papua. “Tuhan Allah punya rencana yang indah, bisa mempertemukan kami dan saya kira Partai yang saat ini sudah menjadi tulang punggung rakyat di Papua harus terus berkembang,” ujarnya.
Hal ini bisa dilihat dari pembangunan yang saat ini terus berjalan di bawah kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe sebagai Ketua DPD Demokrat.
Menurutnya, RHP adalah sosok yang tepat untuk membawa partai ini kedepan. “Saya merestui kehadiran hari ini dan pastinya Tuhan ada bersama kami,” kata Baldus.
Sementara itu, RHP mengatakan dari pembicaraan yang cukup lama dengan tokoh politik Papua itu. Partai ini tidak semata-mata langsung ada di Papua.
“Tetapi orangnya atau pendirinya adalah Budi Baldus Waromi, setelah itu barulah dilanjutkan dengan Lukas Enembe dan hal yang sama juga nanti akan saya lakukan kepada Lukas Enembe untuk meminta doa restu sebagai senior dan kader,” kata RHP.
Dengan silahturahmi singkat dengan tokoh senior dari partai ini akan menjadi bekal dan kekuatan bagi dirinya sebagai pimpinan partai ini kedepan.
Menurutnya sowan politik ini adalah kunjungan kekeluargaan dan dukungan kader dari Partai Demokrat kepada pendiri Partai Demokrat.
“Karena tanpa dukungan pendiri dan orang tua. Saya kira tidak akan mungkin kita menjalankan partai besar yang ada di Papua dengan 29 Kabupaten/Kota yang ada,” pungkasnya.
SEO
