Koreri.com, Kalome – Anggota Posramil Kalome Satgas organik Yonif Raider 301/PKS belajar bersama anak-anak pedalaman Papua untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di Kampung Agape, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (4/6/2022).
Kegiatan belajar bersama satgas TNI memiliki tujuan agar anak-anak di Kabupaten Puncak Jaya Papua memiliki minat dengan membiasakan belajar membaca, menulis serta belajar menghitung, disela-sela itu bisa diselingi dengan memberikan pengetahuan rasa cinta tanah air.
Dansatgas Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, menyampaikan pendidikan bukan cuma pergi ke sekolah dan mendapatkan gelar. Tapi juga soal memperluas pengetahuan dan menyerap ilmu kehidupan.
“Gantungkan cita-citamu setinggi langit, bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang,” kata Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany.
Danposramil Kalome, Lettu Inf Adhega, mengatakan bahwa membiasakan rajin belajar dan memberikan sedikit pengetahuan cinta tanah air kepada anak-anak di Kampung Agape, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya Papua akan dilaksanakan secara rutin saat ada waktu luang.
“Hal ini sambil menunggu tahun ajaran baru guna memelihara kemampuan belajar dan pengetahuan cinta tanah air anak-anak,” kata Danposramil Kalome Lettu Inf Adhega.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Puncak Jaya, Elita Telenggen, mengatakan bahwa posramil Kalome Satgas organik Yonif Raider 301/PKS ikut berpartisipasi dalam memberikan bimbingan belajar serta memberikan pengetahuan rasa cinta tanah air kepada anak-anak di Kampung Agape, Distrik Kalome Kabupaten Puncak Jaya Papua.
“Kegiatan ini sangat membantu memelihara kemampuan belajar anak-anak sambil menunggu ajaran baru,” kata Elita Telenggen.
Orang tua murid, Tumbi Wanimbo, mengapresiasi kegiatan belajar bersama yang diinisiasi oleh satgas organik Yonif Raider 301/PKS di kampung Agape, Kabupaten Puncak Jaya.
“Kami berharap anak-anak Papua paham cinta kepada tanah air ini. Sehingga budaya kita betul-betul terpelihara. Jangan sampai dikemudian hari budaya itu hilang,” ujarnya.
“Tetapi dengan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan karakter bangsa. Karena itu jangan sampai karakter ini hilang, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas kebaikan bapak TNI,” sambung Tumbi Wanimbo.
PDC-17
