Koreri.com, Manokwari – Diduga akibat mengkonsumsi minuman keras (Miras), tiga orang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (4/6/2022) sekitar pukul 16.00 WIT.
Kecelakaan maut ini terjadi dalam sehari namun pada lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda-beda di ibukota Provinsi Papua Barat tersebut.
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom,S.I.K.,M.Si melalui Kasat Lantas IPTU Subhan Ohoimas,S.H menjelaskan bahwa laka maut yang terjadi berada pada tiga TKP masing-masing Manggoapi, Wosi dan Warmare.
“Para korban akibat kecelakaan maut ini diduga kuat mengonsumsi minuman keras sehingga saat mengendarai motor tidak konsentrasi. Sehingga kecelakaan lalu lintas tidak terelakkan,” jelasnya.
IPTU Subhan menjelaskan, laka maut pertama terjadi di Manggoapi tepatnya Jl. Gunung Salju Amban tepatnya depan Pastori.
Korban atas nama Ricardo Kambu (30) sebelumnya mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna putih tanpa TNKB dengan No. Mesin G3C7E-0189519 dari arah Makalo.
Sedangkan dari arah berlawanan melaju mobil truk box Hino warna hijau dengan nopol PB 8913 MB dikendarai Muhammad Nur Wahyuddin (24) dari arah Amban menuju Makalo.
Korban Ricardo Kambu yang diduga dalam kondisi mabuk melaju dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di TKP, korban tak bisa mengendalikan motornya saat melintasi jalan menikung ke kiri hingga keluar jalur dan kemudian menabrak mobil truk box pada bagian depan kanan yang datang dari arah berlawanan.
Akibatnya, pengendara dan penumpang motor terpental dan mengalami luka-luka dan juga kerusakan material di dua kendaraan.
Ricardo Kambu langsung meninggal dunia di TKP sementara penumpangnya Yoris Way (22) mengalami luka robek pada rumit kanan dan luka lecet pada ibu jari kaki sebelah kiri.
“Kesimpulan sementara pengendara sepeda motor Riccardo Kambu dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol ( miras) sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya,” ujar Kasat Lantas.
Sementara itu, kecelakaan maut tunggal terjadi di Jl Trikora Wosi tepatnya depan Depot Pertamina Manokwari, Sabtu (4/6/2022) pukul 19.45 WIT. Pendendara motor dilaporkan tewas di TKP.
Sesuai kronologis kejadian, korban atas nama Leonard Sesa (29) mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Hitam (tidak ditemukan di TKP) melaju dari arah Kampung Makassar dengan rute tujuan Polsek Kota.
Sesampainya di tikungan tepat depan Depot Pertamina Wosi Manokwari, dikarenakan pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi sehingga saat melintas jalan menikung langsung hilang kendali hingga menabrak median jalan. Korban kemudian terseret sepanjang lebih kurang 40 meter.
Akibat terjatuh dan diduga terbentur median jalan, pengendara motor mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia di TKP.
Dua saksi yang melihat langsung laka maut tunggal tersebut masing-masing Harto Karubaba (42) dan Marthen Warikor (51).
“Pengendara sepeda motor Honda Beat melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya,” tambahnya.
Sementara itu, terkait insiden laka maut ketiga dihari yang sama masih dalam penyelidikan Polisi.
“Untuk kecelakaan maut di Warmare masih dilakukan olah TKP,“ singkat Subhan.
KENN
