Tolak DOB – Otsus Jilid II, Mahasiswa Asal Kurima Tengah Keluarkan Pernyataan Sikap

Mahasiswa Kurima Tiolak DOB Otsus II

Koreri.com, Jayapura – Mahasiswa bersama pelajar dan masyarakat asal wilayah Kurima Tengah, Kabupaten Yahukimo menyatakan sikap menolak kebijakan pemekaran DOB dan Otsus Jilid II.

Bahkan mereka yang berasal dari 4 distrik masing-masing Pasema, Samenage, Hogio dan Werima yang saat ini menjalani studi di Kota Jayapura memberi peringatan keras kepada pendukung DOB Papua khususnya di wilayah Kurima Tengah Kabupaten Yahukimo.

“Kami empat Ketua Ikatan Mahasiswa dan pelajar empat distrik yang berdomisili di kota studi Jayapura asal wilayah Kurima Tengah Kabupaten Yahukimo bersama rakyat menolak DOB tawaran Jakarta terhadap Papua,” tegas salah satu Ketua ikatan Hengkius Giban kepada wartawan, Senin (7/6/2022).

Mahasiswa 4 distrik yang diwakili Hengkius Giban ini kemudian mengingatkan segelintir elit politik Yahukimo.

“Hentikan penerimaan DOB di wilayah Kurima Tengah Kabupaten Yahukimo,” tolaknya dengan tegas.

Bahkan juga sejumlah oknum lainnya yang menerima DOB untuk berhenti mengatasnamakan rakyat Kabupaten Yahukimo khususnya Kurima Tengah.

“Mereka ini hanya mencari kepentingan atau jabatan sendiri, sehingga kami lapisan pelajar, mahasiswa dan masyarakat menolak DOB dan meminta digelar referendum,” desaknya.

Hengkius mengingatkan generasi muda yang sedang punah di atas tanah Papua lebih khusus Kabupaten Yahukimo.

“Kalau bicara DOB itu sama dengan bicara soal kejatuhan nyawa masyarakat Papua,” ujarnya.

Apabila DOB berlaku di Papua maka tentunya akan dibayar nyawa sehingga elit-elit politik itu diminta untuk memanfaatkan masyarakat.

“Jangan mengatasnamakan masyarakat hanya untuk keuntungan dan kepentingan diri sendiri,” kecamnya.

Lebih lanjut Hengkius mengingatkan Kepala Distrik Samenage dan Pasema agar mestinya mengutamakan pelayanan masyarakat distrik setempat bukan sibuk mengurusi DOB.

Guna menegaskan penolakan atas kebijakan pemerintah tersebut, disampaikanlah  pernyataan sikap.

PERNYATAAN SIKAP MAHASISWA PELAJAR DAN MASYARAKAT DI KOTA STUDI JAYAPURA WILAYAH KURIMA TENGAH  DISTRIk PASEMA, SAMENAGE, HUGIO DAN WERIMA.

  1. Kami menolak dengan tegas Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Otsus Jilid II yang sedang menerima oleh elit politik mengatasnakan di Wilayah Kurima Tenggah Kabupaten Yahukimo.
  2. Kami menolak dengan tegas DOB & Otsus yang sedang dirancang secara paksa dan sepihak oleh elit-elit politik dari Jakarta.
  3. Kami dari Ketua Ikatan empat distrik di kota studi Jayapura dengan tegas menolak DOB & Otsus jilid ll.
  4. Kami menegaskan keras kepada pihak-pihak yang menerima atau mengurus DOB di wilayah Kurima Tengah Kabupaten Yahukimo. Kami menegaskan kepada, Geradus Wetapo, Keliopas Lokon, Kelipas Esema, Owet Esema, Naman Wetipo, Matius Hugi dan lain sebagainya.
  5. Kami menegasgan kepada tim penerima DOB bahwa tidak boleh perintahkan kepada mahasiswa kota studi Wamena untuk mengambil data dan stop mengatasnamakan mahasiswa kota studi lain.
  6. Kami bukan minta pemekaran atau DOB dan Otsus Jilid ll tetapi kami minta penentuan nasib sendiri yaitu : Kemerdekaan.
  7. Hentikan DOB dan Otsus jilid ll lalu segera gelar Referendum di Tanah papua, Referendum sebagai solusi yang demokratis.
  8. Yang menerima DOB adalah kepentingan pribadi untuk perut sendiri bukan seluruh masyarakat 4 distrik wilayah Kurima Tengah.

Demikian atas sikap pernyataan kami:

  1. Hengkius Giban
  2. Arkilaus Lokon
  3. Jemius Wetapo
  4. Nus Sabu.

Hengkius mengingatkan untuk jangan membodohi masyarakat dengan cara memanfaatkan rakyat kecil demi perut sendiri ataupun jabatan.

“Tetapi harus berpikir masa depan anak cucu bangsa Papua,” pungkasnya.

MIN

Exit mobile version