Koreri.com, Boven Digoel – Komandan Kodim 1711/BVD, Letkol Czi. Agustinus Ressa Sala’pa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dengan Forkopimda dan Lintas Paguyuban Wilayah Adat Boven Digoel di Gedung Serbaguna Gereja Rehobot Tanah Merah, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Papua Rabu (13/7/2022.
Rakor yang diselenggarakan LMA Kabupaten Boven Digoel dalam rangka membangun dan meningkatkan komitmen bersama antara lembaga adat dengan Pemerintah serta berbagai pihak dalam upaya penguatan kapasitas lembaga adat untuk perlindungan, pelestarian adat istiadat dan hak-hak masyarakat.
Rakor dipimpin Ketua Umum LMA Boven Digoel, Maret Klaru, dihadiri oleh Marius Batarop (Asisten III Sekda Boven Digoel), Marthen Roempombo (Kepala Badan Kesbangpol Boven Digoel/Ketua Suku Biak Kabupaten Boven Digoel), Paskalis Netep, SH (Sekretaris Jenderal LMA Papua), Vitalis Dambi (Moderator), Adonia Yelengkatu (Sekretaris I LMA Boven Digoel), Theodorus Muja (Sekretaris II LMA Boven Digoel), para tokoh masyarakat, tokoh adat dan para ketua Paguyuban se Kabupaten Boven Digoel.
Dandim 1711/BVD Letkol Czi Agustinus Ressa Sala’pa, mengajak para tamu undangan untuk memperdalam ilmu wawasan kebangsaan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terutama para generasi muda Boven Digoel.
“Selaku Dandim, saya mengajak para hadirin sekalian mengingat kembali serta senantiasa mensosialisasikan Wasbang kepada generasi muda kita, karena wawasan kebangsaan merupakan suatu konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai suatu kesatuan wilayah meliputi darat, laut dan udara yang menyatukan seluruh komponen bangsa secara menyeluruh, mencakup segala bidang serta aspek kehidupan di dalamnya, meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan dengan tujuan mewujudkan Nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan rakyat,” kata Dandim.
Selain itu Dandim juga memberikan pemahaman terkait etika bermedsos dan bahaya penyebaran berita-berita hoax yang tidak jelas sumbernya bagi keamanan persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia khususnya yang berada di Kab. Boven Digoel.
“Dalam bermedsos kita harus bijak jika melihat dan mendapati adanya berita ataupun video yang tersebar luas tanpa adanya sumber yang jelas. Informasi hoax tersebut dapat menimbulkan kerawanan dan juga bisa memprovokasi masyarakat apabila langsung menerima informasi hoax tersebut tanpa adanya filter bagi diri kita masing-masing, dan lebih rawannya lagi apabila kita juga termasuk oknum yang ikut serta menyebarkan informasi yang tidak benar ini karena efeknya fatal dan dapat merongrong persatuan dan kesatuan Republik Indonesia,” ucap Dandim.
“Mari kita sama-sama mengisi dan memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat dengan harapan kecintaan terhadap tanah air tumbuh dan mendarah daging disetiap warga Boven Digoel,” pungkasnya.
PDC-17
