Koreri.com, Dobo – Kepedulian terhadap pelaku usaha kecil di Maluku terus dilakukan Legislator RI Mercy Barends. Mercy Chriesty Barends.
Kali ini, Anggota Komisi VII DPR-RI Dapil Maluku itu kembali menyalurkan bantuan berupa penguatan modal usaha kepada 50 Mama-mama yang berprofesi sebagai pedagang kecil di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.
Mercy menyampaikan bahwa Program Perempuan Mandiri dan Sejahtera (Manis) yang merupakan gagasannya untuk melihat kesejahteraan perempuan di seluruh pelosok Nusantara khususnya di Provinsi Maluku sebagai Daerah pemilihannya termasuk Dapil Kepulauan Aru.
“Program Perempuan Manis ini beta galakan sejak masih periode pertama di DPR RI sampai dengan hari ini, dan sudah banyak sekali perempuan-perempuan yang kita bantu dengan usaha-usaha super mikro seperti begini dan sebagian besar adalah mereka yang hampir tidak pernah terjamah oleh bantuan dari Pemerintah daerah selama ini,” terangnya saat menghadiri kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kader Pratama Angkatan I yang diselenggarakan oleh DPD Partai PDI-Perjuangan Kepulauan Aru di Dobo, Jumat (5/8/2022).
Kendati bantuan yang diberikan hanya sebesar Rp500.000, namun ia berharap dengan modal usaha kecil-kecilan tersebut, para pengusaha mikro dapat membayar cicilan koperasi mereka.
“Harapannya dengan modal-modal usaha yang kecil seperti begini, dengan keuntungan yang bervariasi misalnya ada yang Rp.100.000, Rp. 200.000 dan ada yang cuma bisa pulang dengan untung Rp.50.000, namun mereka (pengusaha mikro-red) bisa melunasi tagihan koperasi,” ujar Mercy.
Mercy juga meyakini, dengan modal usaha kecil tersebut tentu para pengusaha mikro yang nota benenya perempuan dapat membawa pulang rezeki di rumah bahkan usaha itu akan berkembang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.
“Beta percaya perempuan-perempuan pejuang yang selalu bangun dari pagi dan pergi sampai dengan sore hari, mereka akan pulang ke rumah dengan hasil yang baik. Dan doa saya usaha mereka bisa lebih berkembang bahkan menghidupi keluarga mereka, pendidikan anak-anak, kesehatan keluarga dan kelebihannya mungkin bisa disisipkan untuk tabungan,” harapnya.
Dengan adanya tabungan yang disiapkan itu, bisa untuk menjawab kebutuhan lain jika situasi darurat.
“Jadi kalau ada situasi-situasi darurat, mereka tetap ada dana. Dan dari dana tersebut kemudian diolah dengan baik demi kehidupan mereka,” tandasnya.
Mercy juga berharap agar Pemerintah Daerah, kedepan dapat melakukan identifikasi dan pendataan terhadap usaha-usaha yang super mikro, sehingga di berikan bantuan modal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
“Saya berharap kedepan Pemerintah Daerah Kepulauan Aru, juga dapat melakukan identifikasi dan pendataan usaha-usaha yang super mikro agar diberikan bantuan modal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” pintanya.
Untuk diketahui, bantuan yang di berikan Mercy Barends kepada para pengusaha mikro di Aru sebanyak 50 orang yang terdiri dari pedagang sayuran di pasar, pedagang makanan di pinggiran jalan, hingga masyarakat di pedesaan yakni desa Karangguli dan Lamerang.
JFL
