Kompak!! Satgas TNI 431/SSP Bersama Masyarakat Dirikan Patung Salib di Asmat

WhatsApp Image 2022 08 14 at 13.19.38
Personil Satgas TNI Yonif 431/SSP Bersama Warga Dirikan Patung Salib di Kampung Mumugu 2, Distrik Sawaerma Kab. Asmat, Papua, Minggu (14/8/2022) / Foto: Pen Satgas TNI Yonif 431/SSP

Koreri.com, Sawaerma – Personel Pos Satgas Yonif PR 431/SSP bersama masyarakat saling bahu-membahu membuat dan mendirikan patung salib dalam rangka mempererat hubungan emosional serta kekompakkan sekaligus menghadirkan nuansa Rohani Kudus, di Kampung Mumugu 2, Distrik Sawaerma Kab. Asmat, Papua.

Danpos Batas Batu Satgas Yonif PR 431/SSP, Letda Inf Amiruddin, mengatakan kegiatan karya bakti membuat dan mendirikan patung Salib dipimpin oleh Serka Andri berserta 20 orang anggota Pos Batas Batu Satgas Yonif PR 431/SSP di Kampung Mumugu 2 Distrik Sawaerma, Kabupaten Asmat.

“Jadi, karya bakti yang kami laksanakan bersama Jemaat Gereja Mumugu dan masyarakat secara gotong-royong, bertujuan sebagai simbol kerukunan antar sesama dan bentuk toleransi, baik sesama masyarakat asli Papua, masyarakat pendatang maupun anggota TNI yang sedang melaksanakan tugas di daerah Papua khususnya di wilayah Mumugu 2 Distrik Sawaerma Kab. Asmat,” kata Danpos Batas Batu Satgas Yonif PR 431/SSP dalam keterangannya, Minggu (14/8/2022).

Amiruddin berharap masyarakat Kampung Mumugu 2, masyarakat Agani dan seluruh masyarakat pendatang yang berada di daerah Batas Batu dapat merawat Patung Salib tersebut dengan sebaik baiknya.

“Semoga dengan adanya soliditas antara jemaat, masyarakat yang dibantu oleh personel TNI, dapat merawat dan menjaga Patung Salib dengan baik, sehingga dapat kokoh tegak berdiri tak lekang oleh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Serka Andri yang memimpin langsung jalannya karya bakti mengatakan salah satu yang patut diapresiasi dan dilestarikan adalah semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh masyarakat Kampung Mumugu 2 untuk bergotong royong menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Bukan hanya dari warga Gereja saja yang hadir, namun juga masyarakat yang beragama Muslim turut membantu pekerjaan. Toleransi antar umat beragama masih tetap terjaga dengan baik, sehingga kekompakkan dan kerjasama selalu nampak dalam berbagai kegiatan bersama anggota TNI,” katanya.

“Warga pun tampak antusias saat mendirikan patung salib ini. Mereka berharap, Patung Salib ini dapat menjadi simbol keharmonisan umat Gereja di Batas Batu serta untuk menghadirkan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa di Tanah Papua,” tutup Andri.

Kepala Kampung Mumugu 2, Menja, mengucapkan banyak terimakasih atas keterlibatan personel Pos Batas Batu Satgas Yonif PR 431/SSP yang masih bersemangat dan merelakan waktunya untuk membantu membuat serta mendirikan Patung Salib tersebut.

“Puji Tuhan, dengan berdirinya Patung Salib ini dapat menambah semangat kami dalam beribadah dan semoga Tuhan Yang Maha Esa, membalas kebaikan Bapak-bapak TNI dari 431 yang dengan tulus dan ikhlas membantu kami, saya pun berharap, kepedulian TNI ini bisa menjadi contoh bagi warga untuk saling membantu sesama,” kata Menja.

PDC-17

Exit mobile version