Koreri.com, Keerom – Danrem 172/PWY Brigjen TNI. JO. Sembiring melaksanakan renungan suci malam HUT RI ke 77 tahun 2022 di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Selasa (16/8/2022) malam.
Pelaksanaan renungan suci malam HUT Kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022 ini ditandai dengan penyalaan 100 lilin dan pembakaran api kemerdekaan.
Acara diawali dengan mengheningkan cipta oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI. JO. Sembiring dilanjutkan dengan pembacaan kilas balik mantan petinggi OPM wilayah Keerom, Lambert Pakikir ke dalam NKRI setelah 20 tahun berjuang di hutan untuk Papua merdeka.
Danrem mengatakan renungan suci malam persiapan HUT RI ke 77 merupakan momen nostalgia dua orang sahabat Brigjen TNI. JO Sembiring dan mantan petinggi OPM wilayah Keerom Lambert Pakikir.
Menurutnya, Kampung Workwana punya sejarah yang besar untuk Indonesia.
“Kegiatan malam ini merupakan pertemuan saya dan sahabat lama saya Lambert Pakikir dan pastor Jhon Jonga,” kata Danrem JO kepada wartawan usai kegiatan renungan suci di kampung workwana, Selasa (16/8/2022) malam.
Dikatakan, makna renungan suci malam HUT RI ke 77 ini menunjukkan bahwa wilayah Keerom, khususnya Kampung Workwana tempat yang damai dan masyarakat juga ingin damai, maju dan ingin sukses lagi semua.
“Ini refleksi yang terpenting di malam ini terlebih yang pertama disampaikan bahwa nostalgia kami karena sekian lama tidak ketemu,” ujarnya.
Dijelaskan Danrem, selama ini kedua sahabat lama hanya berkomunikasi lewat oknum anggota TNI yang ditugaskan untuk selalu berkomunikasi dengan Lambert Pakikir.
“Sehingga malam ini kami bernostalgia kembali karena saya menjabat Danrem 172/PWY sudah 2 bulan lebih 2 hari sehingga saya merasa perlu datang kembali ke sini karena dulu sering main ke Kampung Workwana,” tandasnya.
Sementara itu, mantan petinggi OPM wilayah Keerom Lambert Pakikir, mengatakan bahwa yang paling indah itu adalah kedamaian. Karena dimana ada damai disitu ada kesejahteraan.
“Himbauan saya hentikan kekerasan, mari kita buka ruang bagaimana kita budayakan dialog damai. Itu yang paling penting,” kata dia.
Dengan perayaan HUT RI ke-77 tahun, ruang dialog semakin terbuka untuk penyelesaian konflik Papua.
“Dirgahayu Republik Indonesia, mari kita buka ruang dialog untuk penyelesaian konflik Papua secara menyeluruh,” pungkas Lambert.
EHO
