Koreri.com, Ambon – DPD Keluarga Besar Huamual Indonesia (KBHI) Seram Bagian Barat (SBB) mendatangi kantor DPRD Maluku, kawasan Karang Panjang, Kota Ambon, Kamis (1/9/2022).
Maksud kedatangan tersebut guna meminta perhatian soal kondisi jalan Huamual menuju Piru, SBB yang hingga saat ini rusak parah.
“Hari kita selaku pemuda-pemudi Huamual datang ke DPRD Maluku untuk bertemu dengan wakil rakyat terkait pemasalahan jalan utama Kecamatan Huamual menuju Kota Piru, Kabupaten SBB yang sampai saat ini dalam kondisi rusak parah,” terang Ketua DPD KBHI SBB, Fadli Boufakar yang ditemui Koreri.com di halaman DPRD Maluku seusai menemui wakil rakyat, Kamis (1/9/2022).
Pihaknya baru saja bertemu dengan Komisi III DPRD maluku dan juga Anggota DPRD Provinsi Dapil Kabupaten SBB diantaranya Hatta Hehanussa dan Turaya Samal.
“Pada prinsipnya, mereka meresponi apa yang menjadi tuntutan kita terkait dengan problem krusial di SBB dalam hal ini jalan Huamual yang rusak parah namun sampai saat ini belum ditidak lanjuti oleh pihak terkait,” beber Fadli.
Menurutnya, Komisi III berjanji akan mendorong agar proses perbaikan jalan Huamual dapat segera dikerjakan pada 2023 mendatang.
“Kami sangat berharap kepada Komisi III DPRD Maluku diantaranya wakil rakyat dari dapil SBB untuk tetap mengawal persoalan ini sampai tuntas,” harap Fadli.
Demi memastikan tuntutan mereka benar-benar diresponi, DPD KBHI SBB juga akan serius mengawalnya.
“Jika janji Komisi III DPRD Maluku tidak ditepati untuk jalan ini dikerjakan, maka kami akan datang ke sini dan kantor Gubernur Maluku dengan jumlah massa yang lebih banyak,” tegasnya.
Diakui Fadli, kondisi rusak pada ruas jalan Huamual ini sudah berlangsung 20 tahun lebih.
Tetapi anehnya, Pemerintah SBB maupun Provinsi Maluku terkesan menutup mata dengan semua ini.
“Mereka juga biarkan masyarakat Kecamatan Huamual menjadi korban terus-menerus saat melintasi jalan itu. Maka itu, tolonglah lihat kesulitan masyarakat,” pintanya.
JFL
