Koreri.com, Jayapura – Pemain Persipura Jayapura diminta untuk mengembalikan cara bermain tim asal Tanah Papua ini yang dikenal hebat dan digemari seluruh masyarakat di Indonesia.
Permintaan ini disampaikan Coach Ricky Nelson saat sesi latihan tim Persipura di lapangan sepak bola Pangkalan Angkatan Laut VIII Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (5/9/2022).
“Ada banyak masukan dari masyarakat umum, mantan pemain Persipura, pengamat dan lain-lain soal pertandingan kemarin kontra Persiba balikpapan. Saya mau tegaskan disini, itu bukan pemain Persipura yang bermain, itu bukan Ramai Rumakiek yang saya kenal hingga masuk timnas, itu bukan Anis Nabar yang saya kenal. Oleh sebab itu, mulai saat ini latihan di Manado, kita lupakan semua yang di Balikpapan dan mari kita kembalikan Persipura yang sesungguhnya,” pintanya.
Menurut Coach Ricky, untuk mengembalikan permainan yang terbaik, maka semua pemain bertanggung jawab atas dirinya sendiri dengan posisi serta tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
“Tugas kita bersama adalah mengembalikan Persipura ke Liga Satu Indonesia. Dan untuk kembali, kita harus berusaha mulai sari saat ini di Manado, termasuk untuk menghadapi tim tuan rumah Sabtu mendatang. Dalam bermain, tidak hanya teknik saja yang diunggulkan. Attitude bermain juga penting, sehingga kita tidak kehabisan waktu hanya untuk mengurusi kesalahan-kesalahan kecil didalam lapangan,” tandasnya.
Senada dengan itu, Assiten Pelatih Bio Pauline mengatakan, dalam tim Persipura ada sejumlah pemain senior seperti Tinus Pae, Ian Kabes dan Richardo Salampessy juga bertanggung jawab terhadap tim Merah Hitam ini.
“Semua tim Liga dua saat ini sedang berupaya untuk mengalahkan Persipura. Kalau kita tidak siap menghadapi perlawanan mereka maka kita tidak akan sampai di Liga satu. Oleh sebab itu, mari kita siap diri dan melawan semua tim untuk kembali ke liga satu indonesia,” ajaknya.
Sementara itu, salah satu pemain Persipura M. Tahir mengatakan, dirinya bersama tim mengharapkan dukungan doa dari seluruh masyarakat Papua untuk pertandingan menghadapi tim tuan rumah Sulut United.
“Kita lupakan semua pertandingan di Balikpapan dan memulai yang baru dari Sulut, dan doa serta harapan seluruh masyarakat Papua sangat diharapkan,” ucapnya.
RLS
