Koreri.com, Jayapura – Sebanyak 300an peserta sarasehan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI pada 24 – 30 Oktober 2022 mendatang diperkirakan akan hadir di Kampung Injros, Distrik Abepura, Kota Jayapura.
Menyambut itu, masyarakat adat Kampung Injros atau Enggros bakal menyiapkan dua dapur umum untuk mengelola dan melayani konsumsi para peserta sarasehan.
Koordinator Bidang Konsumsi Panitia Lokal Kota Jayapura, Maria Y. G. Pekey memastikan hal itu ketika memberikan laporan kepada Ketua Panitia Lokal Kota Jayapura dan juga ibu-ibu dari Kampung Injros pada rapat pengecekan persiapan KMAN VI di Kampung Injros, Minggu (25/9/2022).
“Dua dapur umum ini, satunya berada di sekitar rumah Ondoafi dan satunya lagi akan disiapkan di dekat tempat sarasehan. Dari dua dapur umum, semua makanan akan kami kelola untuk melayani peserta sarasehan dan tamu undangan lainnya,” ungkap istri dari PJ Walikota Jayapura Dr. Frans Pekey.
Menurut Maria yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura, bahwa konsumsi untuk peserta sarasehan dan tamu lainnya akan ditangani TP PKK, Dharma Wanita setempat dan ibu-ibu di Kampung Injros.
“Ibu-ibu di kampung Injros yang tergabung dalam Persekutuan Wanita (PW) Gereja, baik dari GKI maupun dari GPDI. Selain itu, ada juga ikatan perempuan Injros dan semua perempuan yang ada di kampung ini. Kami akan kerja bersama-sama untuk melayani peserta sarasehan dan tamu-tamu lainnya,” tandasnya.
Masih menurut Maria, konsumsi untuk sarasehan ini akan dikelola di dua dapur umum Kampung Injros.
“Satu dapur umum akan ditempatkan di dekat lokasi sarasehan dan satu lagi di sekitar rumah Ondoafi,” ujarnya.
Maria juga menjelaskan kepada semua ibu-ibu di Kampung Injros, bahwa bila ada warga yang mempunyai ikan, bisa dijual ke panitia.
Sementara itu, salah satu perwakilan dari PW GKI Abara Injros menyatakan, bahwa anggota PW siap bekerja bersama-sama.
“Tapi kami di kampung ini, belum punya taplak meja yang besar dan panjang, meja makan untuk tamu, piring, sendok dan fasilitas makan minum lainnya,” bebernya.
Walau begitu, Ibu-ibu di kampung Injros bertekad dan sepakat untuk melayani peserta sarasehan dengan sebaik-baiknya.
Tekad ibu-ibu ini ditegaskan lagi oleh Koordinator Lapangan Sarasehan KMAN VI Kampung Injros, Albert Merauje, bahwa ibu-ibu dan semua anak perempuan di kampung ini harus terlibat dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk para peserta sarasehan.
“Kami harus melayani dan memberikan kesan terbaik untuk semua peserta, tamu dan undangan lainnya yang datang ke kampung ini,” tegas Albert Merauje.
RED
