Kelola Anggaran 2,3 Triliun, Ini Capaian Kinerja Polda Papua di 2022

Polda Papua Capaian Kinerja 2022
Suasana refleksi akhir tahun 2022 Kapolda Papua di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (28/12/2022) / Foto: VER

Koreri.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar penyampaian catatan akhir tahun 2022 terkait dengan capaian kinerja dan prediksi serta antisipasi perkembangan kamtibmas di 2023 mendatang.

Kapolda Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menjelaskan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dimana Polda Papua telah melaksanakan program prioritas Kapolri.

“Jadi, untuk menunjang program prioritas Kapolri, Kapolda Papua memiliki visi, misi dan strategis secara maksimal diantaranya visi terwujudnya masyarakat Papua yang aman dan tertib serta misi melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat Papua,” kata Kapolda Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri dalam refleksi akhir tahun 2022 di Mapolda Papua, Rabu (28/12/2022).

Dikatakan, Polda Papua dan jajaran telah menerima dukungan anggaran DIPA dari markas besar (Mabes) Polri untuk dipergunakan belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal TA. 2022 sebesar Rp. 2.387.266.034.000.

“Anggaran yang terealisasi selama tahun 2022 sebesar Rp. 2.001.257.563.538 dengan presentasi 83,83 persen dibandingkan tahun 2021 Polda Papua terima DIPA sebesar Rp. 1.929.427.634.000 yang terealisasi sebesar Rp. 1.882.218.889.336 dengan presentasi 97,71 persen,” jelas Kapolda.

Dijelaskan, Polda Papua dengan luas wilayah 317.062 km2 dan jumlah penduduk 2.612.854 orang dengan jumlah anggota Polda Papua dan polres jajaran tahun 2022 sebanyak 14.218 personil.

“Untuk SDM Polri di Polda Papua terdapat peningkatan sebanyak 2.478 personil dari tahun 2021 sebanyak 11.740 personel,” jelas Kapolda.

Dikatakan, Polda Papua masih kekurangan sebanyak 14.605 personil sehingga Polda Papua melakukan pendidikan pengembangan umum (Dikbangum), pendidikan pengembangan spesialis (Dikbangspes) dan pelatihan fungsi untuk peningkatan kapasitas personil.

“Berdasarkan data dumas yang diterima Itwasda Polda Papua tahun 2021 terdapat 42 kasus dan tahun 2022 sebanyak 38 kasus pengaduan masyarakat,” rincinya.

“Terkait dengan pencapaian Polda Papua akan terus meningkatkan sinergitas dan keterpaduan dengan stakeholder dan para tokoh guna menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Papua sehingga proses pembangunan bisa berlangsung dengan optimal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga Papua,” jelas Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Polda Papua atas dukungan segenap komponen masyarakat telah berupaya melakukan yang terbaik untuk menjalankan tugas pokoknya sesuai dengan amanah Undang-Undang.

“Kami menyadari sepenuhnya, bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan terutama pada sektor pelayanan publik, oleh karena itu, saya atas nama seluruh jajaran Polda Papua menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Papua,” tuturnya.

Kedepan pihaknya akan selalu berupaya untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kemampuan, baik perorangan maupun kesatuan di seluruh wilayah tugas, semata-mata untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas upaya dan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel Polda Papua yang telah bekerja dengan semaksimal mungkin diharapkan ke depan terus tingkatkan semangat dan kinerjanya agar lebih baik lagi ke depan,” ujar Kapolda Papua.

VER

Exit mobile version