Puskesmas di Mimika Akan Naik Status Jadi Rawat Inap

IMG 20230620 WA0014

Koreri.com, Jayapura – Peningkatan pelayanan di sektor kesehatan di 2023 ini juga menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Salah satu diantaranya, dengan meningkatkan status Puskesmas di wilayah itu menjadi fasilitas kesehatan dengan rawat inap.

Plt Bupati Mimika Johannes Rettob kepada Koreri.com, Senin (19/6/202) menjelaskan rencana prioritas dimaksud.

“Jadi kami akan bangun beberapa puskesmas di kampung dan ibukota distrik bahkan bisa saja satu distrik memiliki dua Puskesmas,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Lebih dari itu, lanjut Rettob, mengingat kondisi geografis yang ada di Kabupaten Mimika maka pihaknya akan meningkatkan status fasilitas kesehatan di wilayah itu menjadi Puskesmas Rawat Inap.

“Intinya, karena situasi geografis yang ada di Kabupaten Mimika maka dalam puskesmas-puskesmas yang sudah ada saat ini kita tingkatkan sesuai dengan pesan Presiden, kita tingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap dan ini kami mulai dari kampung-kampung. Dan puji Tuhan tahun ini saya harap kita bisa selesaikan,” harapnya.

Terkait dengan fasilitas obat dan lain-lain, diakui Rettob, Pemerintah terus menganggarkan dana cukup besar untuk memenuhi stok obat guna memenuhi kebutuhan di Puskesmas.

Kemudian, Rettob melanjutkan, dari tahun lalu sampai dengan tahun ini pihaknya telah membangun satu rumah sakit tambahan di Pegunungan Banti.

“Jadi, ini bukan klinik dan bukan Puskesmas tapi memang rumah sakit yang kita bangun di Banti. Kita harapkan tahun ini bisa bertemu dengan pak Menteri Kesehatan guna meminta kesediaan beliau meresmikan rumah sakit tersebut,” harapnya.

EHO

Exit mobile version