Koreri.com, Sorong – Ketua Umum KKSS Muchlis Patahna resmi mengukuhkan Ir. H. Muhammad Said, ST., IPM., M,PD sebagai Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya (PBD) masa bakti 2023 – 2028 di Hotel Aston Sorong, Sabtu (16/12/2023).
H. Said telah dipilih pada 25 Agustus 2023 lalu saat digelar Musyawarah Wilayah I KKSS PBD di Hotel Vega, Kota Sorong, PBD.
Sebelumya Muhammad Said pernah menjabat Ketua KKSS Kabupaten Raja Ampat periode 2017 – 2022.
Ketua Umum Muchlis Patahna dalam arahannya menyampaikan beberapa penting terkait dengan tujuan serta tugas dan tanggung jawab yang diemban organisasi KKSS.
Pertama, ia menekankan bahwa keberadaan organisasi KKSS ini tujuan utamanya adalah merukunkan warganya.
“Kalau tidak rukun itu berarti KKSS dibutuhkan. Kalau sudah rukun semuanya, KKSS sudah bubar,” tekannya.
Kemudian, sambung Muchlis, KKSS juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia.
“Kita butuh sumber daya manusia yang kuat. Jadi kalian di sini (KKSS PBD) tugus utamanya adalah membangun system. Dan terbukti sejak berdiri, mulai 2021 hingga 2023 230 mahasiswa anggota KKSS kita kirim ke luar negeri itu artinya SDM harus diperhatikan,” sambungnya.
Muchlis bahkan berpesan kepada H. Muhammad Said jangan sampai ada anggota atau warga KKSS di Provinsi Papua Barat Daya yang tidak sekolah.
“Itu tugas utama Bapak Said mengharmoniskan semua itu, tidak main-main Pak,” pesannya.
Selanjutnya, Muchlis menyinggung soal politik praktis.
“KKSS ini sangat seksi apalagi di tahun politik karena banyak banyak peminatnya,” bebernya.
Kendati demikian, Muchlis mengingatkan seluruh warganya untuk tidak membawa-bawa KKSS ke arena politik praktis.
“Soal perbedaan pandangan politik, saya bilang tidak boleh dibawa logo dan nama KKSS dalam politik praktis. Politik praktis itu adalah individu-individu kalian. Siapa yang membawa logo dan nama KKSS maka di situ saatnya kita pecah. Karena pak Said itu Demokrat, ada PKS, ada Golkar, ada PPP artinya macam-macam partainya. Jadi kalau masuk di kantor KKSS, baju-baju partai kalian simpan di kantor partai masing-masing. Karena masuk ke KKSS adalah harmoni yang kita bangun,” tegasnya mengingatkan.
Satu lagi yang tak kalah penting, tambah Muchlis, yaitu kehadiran KKSS di setiap terjadinya bencana.
“KKSS selalu hadir setiap ada bencana. Saya ambil contoh di Papua Barat waktu itu, setiap ada bencana KKSS hadir. Dan, secara nasional KKSS telah membentuk Yayasan yang menghimpun dari dana anggota yang kini jumlahnya miliaran. Insya Allah setiap ada bencana, KKSS langsung menurunkan dana awal 25 juta,” rincinya.
Muchlis berharap KKSS di Papua Barat Daya juga memiliki dana yang dihimpun dari anggota khusus untuk dana sosial bencana dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan yang lain.
“Saya kira itulah pesan-pesan saya kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Dan tugas utama kita adalah menyatukan kembali teman-teman yang belum bergabung di KKSS. Yang kedua, KKSS harus bisa bersinergi dengan Pemerintah karena prinsip kita adalah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” pungkasnya.
ZAN
