Ceramah Ustad Das’ad Latif: Ciptakan Kedamaian di Tanah Papua Menuju Pemilukada 2024

IMG 20240628 WA0023

Koreri.com, Jayapura – Penceramah kondang Ustad Das’ad Latif, mengatakan semua pihak harus ciptakan kedamaian jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah baik Bupati/Walikota maupun Gubernur di bumi cenderawasih pada bulan November 2024.

Menurutnya, tabligh akbar menuju Pemilukada Damai di tanah Papua yang dilaksanakan Polda Papua dapat menciptakan suasana damai antar sesama manusia.

Apalagi, kata Ustad Das’ad Latif, toleransi antar umat beragama dan antar suku bangsa di tanah Papua saling menghargai.

“Mari kita ciptakan kedamaian, persatuan di tanah papua ini, tunjukkan rasa hormat kita kepada pemilik tanah ini,” kata Ustad Das’ad Latif dalam ceramahnya dalam tabligh akbar menuju Pemilukada damai Papua di GOR Cenderawasih APO, Kota Jayapura, Selasa (26/6/2024).

Dalam ceramahnya Ustad Das’ad Latif menyinggung soal doa yang tidak dijabah Allah SWT.

Selain berdoa dalam keadaan kotor, berdoa tidak ikuti sunnah, salah satunya adalah karena hidup dalam permusuhan.

“Penyebab doa tidak dijabah Allah, kalau kalian bermusuh-musuhan. Pilkada, Pilpres, Pileg, kita jangan terpecah belah. boleh beda pilihan, tapi jangan bermusuhan.

Silahkan pilih sesuai dengan hati nuranimu, karena pilihan menentukan pembangunan daerahmu di lima tahun mendatang,” pesan Ustad Dasad.

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri mengapresiasi pelaksanaan tabligh akbar untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia jelang Pemilukada akan pada November 2024 mendatang.

“Tentunya menjadi harapan kita semua, Pilkada di Provinsi Papua ini dapat berjalan sukses, aman dan lancar,” kata Irjen Fakhiri.

Dijelaskan, pelaksanaan Pilkada tidak dapat berjalan tapi perlu campur tangan Tuhan.

“Oleh karena itu mari kita bersama sama berdoa kepada Allah SWT, kiranya Allah merahmati jalannya Pilkada nanti,” ajak Irjen Fakhiri.

Menurut Kapolda kegiatan tabligh akbar merupakan rangkaian tabligh akbar yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Biak, dan Keerom.

“Puncaknya hari ini di Kota Jayapura. Tentunya acara ini bukan dilaksanakan jelang Pilkada 2024 saja, namun kegiatan ini akan kami lakukan secara terus menerus di Polda Papua dan jajaran,” katanya.

Irjen Fakhiri berharap tabligh akbar ini tidak berhenti disini.

“Silahkan bagi siapapun instansi maupun organisasi manapun untuk melaksanakan acara ini di tahun tahun berikutnya, Saya yakin jika kita sering mendengar tauziah maupun ajaran Allah SWT, Papua ini akan damai, Papua akan aman,” ujarnya.

Fakhiri juga berharap melalui tabligh akbar ini seluruh masyarakat Papua mampu menunjukkan sikap arif dan bijaksana dalam perbedaan. Sehingga keharmonisan bermasyarakat tetap dapat berjalan baik.

“Sekalian itu ada harapan dari kita dengan dilaksanakan tabligh akbar ini, kami memohon doa restu untuk para anggota keamanan dalam menjaga pesta demokrasi, sehingga mereka dapat melaksanakan pengamanan dengan aman tanpa adanya gangguan keamanan,” pintanya.

Selain kegiatan tabligh akbar, dalam rangka menuju Pilkada, Polda Papua juga akan menggelar KKR pada tanggal 28 Juni di Istora Papua Bangkit Kabupaten Jayapura.

“Kami berharap di Papua nantinya akan melahirkan rasa damai. Saya mengajak tinggalkan perbedaan, permusuhan di tanah di Papua,” kata Kapolda.

“Kita boleh beda pilihan dalam Pilkada, tetapi jangan perbedaan itu membuat sesuatu hal sehingga kira harus musuhan,” tukasnya.

TIM
.

Exit mobile version