Koreri.com, Sorong– Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Auguste C.R. Sagrim, S.T – Syaiful Maliki Arief,S.Hut atau GUS IPUL resmi telah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (28/8/2024).
Dengan diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4 kursi, Gerindra 1 kursi dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1 kursi maka telah memenuhi syarat pasangan GUS IPUL mau di Pilkada serentak tahun 2024 di Kota Sorong.
Setelah kandidat GUS IPUL menyerahkan persyaratan dan syarat calon kepada Ketua KPU Kota Sorong didampingi 4 komisioner lainnya dan Bawaslu kemudian diserahkan kepada tim verifikator untuk melakukan verifikasi serta pencocokan dokumen fisik dengan SILON.
Ketua KPU Kota Sorong Balthazar Kambuaya mengatakan, sekira sejam tim verifikator melakukan verifikasi dokumen atau berkas yang diserahkan kandidat.
“Setelah tim verifikator melakukan pemeriksaan terhadap berkas kedua calon ini, tidak ada kekurangan artinya semua lengkap dan berkas kami terima,” ucap Balthazar saat memimpin rapat di aula KPU Kota Sorong.
Selanjutnya kata Kambuaya menjelaskan, pasangan GUS IPUL akan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong.
Sementara itu bakal calon Wali Kota Sorong Auguste C.R. Sagrim,S.T mengapresiasi KPU Kota Sorong yang sudah melakukan verifikasi dokumen mereka dan dinyatakan lengkap. ” Selanjutnya kita Focus untuk menghadapi tahapan berikutnya,” ujar Sagrim.
Dalam keterangan persnya kedawa awak media Auguste Sagrim mengungkapkan alasan kenapa dirinya menggandeng Syaiful Maliki Arief untuk maju pilkada tahun 2024, karena masih banyak persoalan yang menyelimuti di Kota Sorong yang perlu diselesaikan membutuhkan pemimpin yang mampu bekerja cepat dan tegas dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada, termasuk masalah banjir dan keamanan.
“Jika Kota Sorong dalam kondisi baik, saya akan tetap berkontribusi sebagai anggota DPRD Provinsi. Namun, melihat kondisi kota kita saat ini yang jauh dari ideal, saya merasa terpanggil untuk turun langsung dan memberikan solusi. Demi kemajuan Kota Sorong, saya rela meninggalkan kursi DPRD Provinsi,” tegasnya.
Gusty yang merupakan anggota DPR Kota Sorong ini menyebut bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan serta menciptakan rasa keamanan kepada masyarakatnya.
“Atas nama pemerintah kota Sorong kami menawarkan diri kepada masyarakat kota Sorong, Insya allah, jika diberi kesempatan memimpin, kami berdua berkomitmen menyelesaikan masalah tersebut satu per satu,” kata Gusty.
Gusty berjanji akan memprioritaskan peningkatan keamanan, mengatasi masalah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Dengan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, kita akan menarik minat investor untuk berinvestasi di kota Sorong. Hal ini akan membuka lapangan kerja baru dan mengurangi begal,” tegasnya.
KENN
