Maju Pilkada 2024, Paslon Yanni-Jemmi Komitmen Bangun Sarmi

Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, SH / Foto: EHO
Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, SH / Foto: EHO

Koreri.com, Jayapura – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Yanni SH, dan Jemmi Esau Maban telah mantapkan diri berkompetisi pada pesta demokrasi Kabupaten Sarmi periode 2024 – 2029.

Calon Bupati Yanni mengatakan keputusannya untuk maju di Kabupaten Sarmi bukan hanya atas kemauannya namun telah disambut baik oleh masyarakat di wilayah setempat.

Menurutnya, sampai saat ini dukungan bagi dirinya bersama Calon Wakil Bupati Sarmi terus berdatangan baik dari tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

“Respon yang sangat luar biasa dan bahkan sampai hari ini terus berdatangan bertubi-tubi dari tokoh adat, agama, tokoh pemuda, sampai sekarang banyak dukungan. Mereka datang dengan suatu kerinduan untuk Kabupaten Sarmi ke depan harus lebih baik,” kata Yanni kepada wartawan di Kota Jayapura, Papua, Rabu (4/9/2024).

Lanjut dia, tahapan demi tahapan telah dilalui oleh pasangan Yanni – Jemmi dengan segala baik, dan tentu semua itu atas dukungan dari simpatisan, partai pendukung serta masyarakat.

“Kita akan rapat koalisi dengan partai-partai pengusung dan kemudian tentu dengan seluruh tim pendukung yang ada di Kabupaten Sarmi. Saya menyampaikan terima kasih kepada KPU Kabupaten Sarmi, Bawaslu, pihak kepolisian yang mendampingi pasangan kami dalam melewati semua pentahapan pilkada,” ujarnya.

Begitu juga dengan tahapan pemeriksaan Kesehatan yang di gelar selama dua hari di RSUD Dok II Jayapura dan RSJ Abepura.

“Saya terima kasih atas semua proses dan tahapan yang telah kami lalui dengan sangat baik jadi luar biasa sekali perhatiannya kepada saya dengan pak Jemmy. Semua sudah selesai dengan baik dan mohon doa dan dukungannya yang terbaik untuk Kabupaten Sarmi yang kita cintai,” imbuhnya.

Yanni juga membeberkan sejumlah hal yang akan dirinya lakukan jika terpilih jadi Bupati Kabupaten Sarmi nanti.

Diantaranya, akan ada kereta api dari Sarmi sampai di Kabupaten Jayapura, dan masih banyak hal spektakuler yang akan dilakukan.

“Jadi begitu saya ditetapkan jadi Bupati Sarmi, itu dokter sudah full saya kasih masuk di Kabupaten Sarmi. Dan jangan tanya uang dari mana, karena saya terlalu pintar untuk mengusahakan itu,” jelasnya.

Yanni juga mengakui, menyangkut dengan kesehatan tidak harus menunggu harus ada uang terlebih dulu baru datangkan dokter dan tenaga medis.

“Kita harus merenggut nyawa itu dari tangan maut dalam hitungan menit. Kalau Tuhan sayang saya jadi Bupati Sarmi, saat itu juga akan terpenuhi. Dokter Paru, Dokter Jantung, Kandungan, Anak semua penuh di situ,” tegasnya.

Sementara itu, pasangan Yanni-Jemmy mendapat dukungan dari partai pengusung yang memiliki kursi diantaranya Partai Demokrat, Golkar, PAN, Gerindra, dan PBB dengan total ada 10 kursi dari 20 kursi.

Sedangkan dukungan dari partai non seat yakni partai Buruh, PKN, Perindo, PSI Garuda, dan Gelora.

“Kalau partai non seat itu sudah sejak awal sebelum keputusan MK bahwa partai non seat itu diperhitungkan sebagai partai pengusung. Kami sudah melakukan komunikasi dengan partai-partai nonseat tersebut,” sambungnya.

Yanni menambahkan, pihaknya sangat menghargai partai-partai yang telah memberi dukungan kepadanya sekalipun tidak ada kursi. Karena bukan berarti partai yang tidak ada kursi tidak ada pendukungnya, atau kepengurusannya.

Karena kalau dikumpulkan dari partai non seat itu lebih dari 10% dan luar biasa dengan keputusan yang spektakuler.

“Ini memberikan rasa keadilan bagi kandidat lain dan partai pengusung dan tentu juga bagi para pendukung dari pasangan masing-masing.Jadi dengan tekad saya maju di Sarmi saya ingin membuktikan bahwa kita datang dengan kasih dan peduli, bergandengan tangan partai bersama pengusung akan menjadikan kabupaten Sarmi yang terdepan di tanah Papua,” tukasnya.

TIM

Exit mobile version