Koreri.com, Sorong – Sejumlah fasilitas kantor milik Pemerintah Kota Sorong dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah massa yang tidak terima dengan keputusan KPU Papua Barat Daya menetapkan 5 pasangan calon kepala daerah.
Massa kemudian melempar beberapa kantor OPD hingga menyebabkan kaca-kaca pecah.
Penjabat (Pj) Wali Kota Sorong Bernhard E. Rondonuwu langsung turun meninjau lokasi.
Ia mengatakan, beberapa kaca kantor OPD pecah karena dilempar massa di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Keuangan dan di kantor Dukcapil Kota Sorong.
“Di Dukcapil ada kaca pecah dan ada satu ruangan terbakar mudah-mudahan server komputer masih aman,” imbuh Rondonuwu kepada awak media, Senin (23/9/2024).
Ia mengaku prihatin dan menyesalkan tindakan tidak patut yang sudah dilakukan massa aksi.
“Sebagai warga yang punya keyakinan bahwa perbedaan masalah seharusnya bisa diselesaikan dengan solusi tepat. Tidak malah melampiaskan itu dengan merusak fasilitas kantor,” kecam Rondonuwu.
Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri itu mengajak seluruh masyarakat sama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Sorong.
“Mari kita tunjukan yang baik supaya masyarakat selalu melihat kota ini baik-baik saja bukan tidak baik-baik saja dan itu semua kembali ke kita semua bagaimana menjaga Kota Sorong tetap baik-baik saja,” jelas dia.
Terkait kerusakan kantor, Bernhard Rondonuwu mengatakan, Pemkot Sorong akan segera memperbaiki agar pelayanan kepada masyarakat tetap jalan.
“Saya sampaikan tadi apel pagi bahwa Pemkot selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Itu komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” pungkas dia.
TIM
