Tiga Pejabat Pusat Kunjungi Rusun TNI, Pastikan Layak dan Nyaman bagi Prajurit

IMG 20260429 WA0053
Menteri PKP, Mendagri dan Kepala BPS RI kunjungi Rusun TNI di Komplek Pasmar, Km 16, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (27/4/2026) malam/Foto: KENN

Koreri.com, Sorong- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Badan Pusat Statistik Amelia Adininggar Widyasanti serta Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman meninjau rumah susun (Rusun) prajurit TNI Angkatan Laut di Jalan Sorong-Klamono (KM.17) Kota Sorong , Papua Barat Daya, Senin (27/4/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar melihat langsung kondisi hunian yang diperuntukkan bagi prajurit TNI AL, termasuk Pasmar 3, serta ASN di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Rusun tersebut dibangun dengan konsep hunian modern tipe Wisma Arunika dan memiliki tiga lantai dengan total 44 unit hunian.

Setiap unit dilengkapi fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan bagi prajurit dan keluarganya.

Pembangunan rusun dilakukan di beberapa titik di Sorong sebagai bagian dari perhatian pemerintah menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan dekat dengan tempat tugas para prajurit.

Saat meninjau bangunan, Maruarar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan rusun tersebut, mulai dari balai pelaksana hingga TAPERA.

“Semua yang diusulkan dari balai semuanya tepat sasaran. Tepuk tangan buat teman-teman balai. Harus bekerja dengan hati, dengan personal,” ujar Maruarar.

Ia menilai kualitas pembangunan rusun sudah baik dan meminta agar kinerja tersebut terus dipertahankan.

“Saya sebagai menteri selalu berusaha adil. Kalau bagus, bagus. Kalau tidak, tidak. Jadi kalau bagus, pertahankan terus. Siapa tahu nanti naik pangkat. Bekerja yang keras, bekerja yang bagus supaya bermanfaat,” katanya.

Menurut Maruarar, pembangunan rusun ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendukung kesejahteraan prajurit yang bertugas menjaga kedaulatan negara di wilayah timur Indonesia.

“Rusun untuk prajurit TNI AL di Sorong telah selesai. Hunian yang layak, aman, dan dekat dengan tempat tugas agar mereka bisa bertugas dengan fokus tanpa khawatir meninggalkan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pemerintah ingin agar rusun tidak hanya menjadi tempat tinggal semata, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga prajurit.

“Kami juga mendorong agar rusun ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuh, termasuk bagi para istri prajurit untuk berkegiatan produktif dan menambah penghasilan,” tambahnya.

Dalam kunjungan itu, Maruarar turut mendengar pengalaman salah satu penghuni rusun bernama Faisal yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya kos hingga Rp1 juta per bulan sebelum menempati hunian tersebut.

“Sekarang negara juga hadir untuk menjaga keluarga mereka,” kata Maruarar.

Peninjauan rusun ini juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kementerian PKP di lingkungan TNI AL di Sorong, sekaligus memastikan fasilitas hunian yang dibangun pemerintah benar-benar layak dimanfaatkan oleh prajurit beserta keluarganya.

KENN

Exit mobile version