Respon Soal “Kampanye Hitam” Minyak Goreng, Tim ARUS Pastikan Lapor Bawaslu PBD

Minyak Goreng Kampanye Hitam
Minyak Goreng "Kampanye Hitam" / Foto : Ist

Koreri.com, Sorong – Publik Papua Barat Daya (PBD) dibuat heboh dengan beredarnya foto produk minyak goreng berlabel pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Abdul Faris Umlati – Petrus Kasihiw, beberapa waktu belakangan ini.

Produk minyak goreng berstiker kampanye itu langsung viral di media sosial.

Merespon itu, Tim Pemenangan Paslon dengan jargon ARUS Progresif ini, menegaskan bahwa pasangan ini tidak pernah membuat atau mengedarkan itu barang.

“Kami ingin meluruskan bahwa ARUS tidak pernah terlibat dalam pembagian minyak goreng atau barang apa pun yang terkait dengan kampanye. Kami fokus pada program pembangunan yang nyata dan terukur, bukan pada pembagian sembako atau barang-barang lainnya,” tegas Yohanes Akwan, SH., MAP., Kuasa Hukum Tim Pemenangan ARUS kepada awak media, Rabu (10/10/2024).

“Ini adalah kampanye hitam yang mencoba menjatuhkan kredibilitas ARUS di mata masyarakat,” sambungnya.

Yohanes memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan melaporkannya ke Bawaslu PBD untuk memastikan tidak ada pihak yang menyebarkan informasi menyesatkan.

“Kami ingin kampanye ini tetap sehat, bersih, dan fokus pada isu-isu nyata yang bisa membawa perubahan bagi Papua Barat Daya. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang beredar tanpa klarifikasi resmi dari tim ARUS,” tambahnya.

Pasangan ARUS sendiri dikenal dengan visi-misi mereka yang fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di PBD.

Menurut Yohanes, tim ARUS mengutamakan dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, bukan dengan cara-cara manipulatif seperti pembagian barang yang tidak mencerminkan esensi perjuangan mereka.

“Kami di ARUS hanya memberikan program nyata, bukan minyak goreng,” tutupnya sambil tersenyum.

TIM

Exit mobile version