Koreri.com, Timika – Berpartisipasinya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 1, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong (JOEL)dalam kontestasi Pilkada 2024 mendapat respon dan dukungan yang luar biasa dari hampir sebagian besar masyarakat di wilayah itu.
Bahkan tak sedikit yang sudah mengkaim bahwa mereka hanya tahu pemimpin Mimika hingga 5 tahun kedepan adalah Rettob dan Kemong.
Salah satu tokoh masyarakat Amungme Akimuga, Pius Hilimagai mengatakan Emanuel Kemong adalah orang tua, anak asli Akimuga dan Johannes Rettob adalah anak Kamoro.
Dan kehidupan masyarakat Amungme dan Kamoro di Distrik Akimuga sangat baik.
Di Akimuga, lanjutnya ada masyarakat Sempan dari Suku Kamoro yang hidup di tengah-tengah Suku Amungme yaitu Akimuga dan Jita.
“Paslon JOEL menjadi utusan anak Amungme – Kamoro untuk jadi pemimpin diatas negerinya sendiri. Kami khususnya Akimuga selama ini hidup dengan Emanuel Kemong. Karena itu kami akan jadikan orang tua kami, anak kami sebagai pemimpin kami,” tegasnya.
“Kalau Johannes Rettob kami tahu karena beliau sudah banyak berbuat program yang betul-betul dirasakan masyarakat. Contohnya pembangunan bandara-bandara. Karena itu kami di Agimuga hanya tahu Johannes Rettob dan Emanuel Kemong yang Bupati dan Wakil Bupati 2024-2029,” kata Pius.
Sebelumnya, ratusan warga di Distrik Akimuga mengikuti Misa Ekaristi dan bakar batu untuk menyatakan dukungan kepada paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 1, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong (JOEL).
Acara yang digelar di Kampung Amungun, Rabu (16/10/2024) kemarin dirangkaikan dengan peresmian posko Akiguma for JOEL yang dihadiri langsung pasangan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong.
Peresmian Posko Agimuga diawali dengan pemberkatan dan Ibadah Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Akimuga Lambert Kopong,Pr dan dihadiri masyarakat Akimuga dan Sempan.
Dalam kotbah singkatnya, Pastor Lambert mengatakan, sesuai isi bacaan dan renungan menyatakan bahwa “Kita harus dipimpin oleh Roh bukan Kemunafikan”.
Sehingga masyarakat diminta untuk memilih sesuai hati nurani karena yang akan dipilih adalah pemimpin Kabupaten Mimika untuk 5 tahun kedepan.
“Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika sudah kuat dalam segala sesuatu, namun mereka butuh kekuatan dari dalam yaitu kekuatan doa dari masyarakat. Kita harus dipimpin oleh Roh. Hari ini kita menerima mereka dalam nama Yesus Kristus, maka kita harus dipimpin oleh Roh, jangan dipimpin oleh kemunafikan-kemunafikan,” tegasnya.
TIM
