Timika, Koreri.com – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Mimika gelar acara Halal Bi Halal yang berlangsung di Hotel 66, Timika, Papua Tengah, Jumat (9/5/2025).
Turut hadir Ketua Dekranasda Mimika Suzy Herawati Rettob, perwakilan Forkopimda, serta para pengusaha muda setempat.
Mewakili Bupati Johannes Rettob, Asisten II Setda Mimika Frans Kambu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dalam membangun sinergi lintas sektor.
Menurutnya, acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah inspiratif bagi tumbuhnya semangat ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Halal bihalal ini bukan sekadar saling memaafkan, namun juga menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dalam pembangunan Mimika ke depan,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “Visioning Mimika: Menata Masa Depan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan dengan Prinsip Ekonomi Rakyat Menuju Gerbang Emas”.
“Acara ini menunjukkan keseriusan HIPMI dalam menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi yang adil dan merata,” katanya.
Frans Kambu menekankan bahwa Pemkab Mimika berkomitmen penuh dalam memperkuat peran UMKM, koperasi, dan wirausaha muda sebagai penggerak utama roda ekonomi lokal.
“Kami ingin Mimika menjadi contoh daerah yang tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga cerdas dalam mengelolanya demi kesejahteraan bersama,” lanjutnya.
Semangat gotong royong, kolaborasi, dan inovasi menjadi benang merah dalam dialog dan pernyataan bersama.
BPC HIPMI Mimika membuktikan bahwa anak-anak muda Mimika memiliki visi besar dan semangat tinggi untuk membawa perubahan.
Pemerintah pun membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi HIPMI dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Mimika yang lebih sejahtera dan inklusif.
“Ke depan, kita ingin melihat lebih banyak wirausahawan muda lokal yang mampu bersaing, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Mimika Junaldi Samuel, menjelaskan bahwa acara ini menjadi tonggak kolaborasi nyata antara HIPMI dan UMKM bersama pemerintah.
“Kita sudah mulai pembinaan, tapi hari ini semakin jelas dukungan dari pemerintah. Dalam 1-2 tahun ke depan akan terlihat produk-produk kolaborasi HIPMI dan UMKM,” ungkapnya penuh optimisme.
Saat ini, HIPMI Mimika memiliki 71 anggota aktif yang bergerak di berbagai sektor usaha, dari jasa, perdagangan hingga industri kreatif.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan semangat sinergi yang kuat, HIPMI yakin bisa menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi lokal.
EHO
