Koreri.com, Jayapura – Di tengah derasnya arus informasi digital, Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, memberikan penghormatan kepada para wartawan yang dinilainya berperan menjaga kualitas ruang publik dan nalar masyarakat.
Penghargaan itu disampaikan Yanni saat menggelar bincang santai bersama insan pers Papua di Jayapura, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi para jurnalis yang selama ini mengabarkan berbagai dinamika kehidupan di Tanah Papua.
Menurut Yanni, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau besarnya investasi pembangunan. Kemajuan juga bertumpu pada kualitas informasi yang diterima masyarakat. Dalam konteks itu, wartawan memegang peran penting sebagai penjaga arus informasi publik.
“Setiap hari wartawan menghadirkan fakta, mengabarkan peristiwa, mengangkat persoalan masyarakat, sekaligus merekam perkembangan yang terjadi di Papua. Kerja seperti itu memiliki nilai yang sangat besar bagi daerah ini,” kata Yanni.
Ia menilai wartawan merupakan kelompok yang berada di garda terdepan dalam membangun literasi masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, publik memperoleh pengetahuan serta perspektif yang diperlukan untuk menyikapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik, dan pembangunan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Yanni memandang peran jurnalis semakin penting. Kehadiran pers profesional menjadi salah satu benteng yang menjaga masyarakat dari informasi yang menyesatkan, hoaks, maupun kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Yanni juga memberikan apresiasi atas dedikasi para wartawan yang selama ini bekerja dalam berbagai keterbatasan. Banyak peristiwa penting di Papua dapat diketahui publik karena kegigihan para jurnalis menjangkau lokasi-lokasi yang tidak mudah diakses.
Menurutnya, pengabdian seperti itu sering kali luput dari perhatian masyarakat. Padahal, setiap laporan yang diterbitkan lahir dari proses panjang yang menuntut ketekunan, keberanian, dan komitmen terhadap kebenaran.
Penjaga Nalar Publik
Dalam kesempatan tersebut, Yanni turut menyoroti peran media sebagai saluran aspirasi masyarakat. Banyak persoalan yang memperoleh perhatian pemerintah setelah terlebih dahulu diangkat oleh pers. Banyak suara warga yang akhirnya terdengar karena wartawan memilih untuk hadir, mendengar, lalu menuliskannya.
“Pers menjaga agar suara masyarakat tidak hilang. Pers memastikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah rakyat dapat diketahui oleh para pemangku kebijakan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi wartawan Papua dalam mengangkat potensi daerah. Berbagai prestasi, kekayaan budaya, peluang investasi, perkembangan pembangunan, serta kisah-kisah inspiratif dari berbagai wilayah Papua terus hadir melalui pemberitaan media.
Bagi Yanni, kontribusi tersebut telah membantu membangun wajah Papua yang lebih utuh di ruang publik nasional. Masyarakat Indonesia memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai Papua melalui kerja jurnalistik yang dilakukan secara objektif.
“Wartawan adalah penjaga nalar publik. Mereka menjaga ruang informasi tetap sehat, menghubungkan masyarakat dengan fakta, serta menghadirkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” kata Yanni.
Selanjutnya, Yanni menyampaikan rasa hormat kepada seluruh insan pers Papua yang selama ini mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk kepentingan masyarakat.
“Di balik setiap berita yang terbit, ada waktu yang dikorbankan, ada keluarga yang ditinggalkan sejenak, ada pikiran yang diperas, dan ada tanggung jawab yang dipikul. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang terus bekerja dengan dedikasi tinggi untuk kemajuan Papua,” tegas Yanni.
RLS
