Koreri.com, Sorong – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) mengusulkan agar jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) setempat ke depan diisi oleh putra asli Papua.
Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari dorongan afirmasi dan pemberdayaan sumber daya Orang Asli Papua (OAP) di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Ketua Umum LMA PBD, George Karel Dedaida, S.Hut., M.Si menyampaikan bahwa pergantian Kapolda menjadi momentum penting bagi institusi Polri untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada perwira-perwira Papua yang telah memenuhi kualifikasi dan memiliki rekam jejak yang baik.
“Sehubungan dengan Pak Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP yang telah memasuki masa purna tugas sehingga kami mengusulkan agar Bapak Kapolri dapat mempertimbangkan putra-putra asli Papua (OAP) yang saat ini telah mengabdi di institusi kepolisian dan layak menduduki jabatan Kapolda Papua Barat Daya,” pinta George kepada wartawan di Sorong, Kamis (4/6/2026).
Kepala Suku Besar IMEKKO ini menegaskan bahwa langkah tersebut bukan hanya bentuk kepercayaan kepada SDM lokal, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat pendekatan kultural dan sosial dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.
George mengapresiasi kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Prabowo telah diterapkan di sejumlah daerah otonomi baru (DOB) di Papua, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Tengah, dimana putra-putra asli Papua telah diberikan kesempatan menduduki posisi Kapolda.
“Kami melihat dan mengapresiasi kebijakan Bapak Kapolri yang telah memberikan ruang kepada anak-anak Papua di beberapa provinsi. Kami berharap hal yang sama juga dapat diterapkan di Papua Barat Daya,” ucapnya.
Anggota Komisi I DPR PBD itu menilai, penempatan putra daerah sebagai Kapolda akan menjadi simbol kepercayaan negara sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Papua. Selain itu, hal ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Diakhir pernyataannya, tokoh muda PBD ini menyampaikan harapan agar Kapolri dapat terus memimpin Polri dengan pendekatan yang presisi, inklusif, dan berkeadilan.
“Kiranya Tuhan memberkati Bapak Kapolri dalam memimpin institusi Kepolisian Republik Indonesia ke depan,” tukasnya.
KENN
